Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebanyakan Minuman Manis Picu 5 Penyakit Ini, Termasuk Kanker dan Asam Urat

Kebanyakan konsumsi minuman manis berbahaya bagi tubuh dan bisa picu beragam penyakit termasuk kanker dan asam urat.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 24 Januari 2022  |  14:37 WIB
Asam urat
Asam urat

Bisnis.com, JAKARTA – Minuman manis seringkali menjadi favorit banyak orang. Bagaimana tidak, selain rasanya yang enak di lidah, mereka juga memiliki manfaat seperti sumber energi, memperbaiki mood hingga meningkatkan kemampuan berpikir.

Sayangnya, minuman yang manis ini bisa jadi bumerang bila dikonsumsi berlebihan.

Dokter Spesialis Gizi Yohan Samudra mengatakan, memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman kemasan dengan kandungan gula tinggi secara berlebihan – yakni di atas 200 ml per hari – seperti soda, teh boba brown sugar dengan berbagai macam topping, minuman berenergi, alkohol, hingga kopi kekinian dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.

“Yang pasti dalam ilmu gizi, makanan atau minuman manis itu selalu berkaitan dengan jumlah konsumsinya, status gizi orang yang mengonsumsinya dan jenis yang dikonsumsi, karena akan sangat berbeda efek dan risiko antara satu orang dengan orang lainnya,” tulis dr Yohan, melansir akun Instagram miliknya, Senin (24/1/2022).

Lantas, penyakit apa saja yang akan mengintai Anda, jika berlebihan mengonsumsi minuman manis?

1. Diabetes Melitus

Dr Yohan menuturkan, orang yang mengonsumsi minuman manis 1 porsi atau lebih setiap harinya memiliki risiko terkena diabetes 20 hingga 26 persen lebih tinggi, terutama pada kelompok dewasa muda.

“Gula dalam minuman dengan cepat diserap dan mengakibatkan lonjakan gula dalam darah yang menyebabkan pankreas bekerja lebih keras memproduksi insulin untuk mengimbanginya,” kata dr Yohan.

Apabila kebiasaan ini tidak segera Anda hentikan, kondisi ini akan berlanjut menjadi penyakit diabetes mellitus.

2. Hiperkolesterolemia

Tahukah Anda, ternyata, tingginya kolesterol tidak hanya berasal dari produk hewani saja, melainkan juga dari minuman manis, terutama peningkatan trigliserida. Selain tinggi gula, jenis minuman kekinian juga sering ditambahkan krimer kental manis ataupun whipped cream yang merupakan lemak jenuh, sehingga hal ini juga akan berdampak pada peningkatan kadar kolesterol LDL.

3. Obesitas

Kadar gula yang tinggi dalam minuman, juga menyimpan kalori yang besar dan tidak mengenyangkan, sehingga seseorang lebih mudah menjadi obesitas dan komplikasi lainnya.

Dr Yohan menambahkan, peningkatan risiko serangan jantung pun tampak meningkat 20 persen lebih tinggi pada pria dan 40 persen lebih tinggi pada wanita yang hobi mengonsumsi minuman manis.

4. Asam urat (Gout)

Selain gula darah dan kolesterol yang meningkat, risiko asam urat juga dapat meningkat hingga 75 persen lebih tinggi, akibat jenis gula fruktosa yang ada di dalam minuman manis.

“Gula jenis ini akan dimetabolisme dengan jalur xanthine oksidase dengan hasil akhir berupa asam urat yang dapat menumpuk dan menimbulkan gejala nyeri dan pembengkakan pada sendi,” jelas dr Yohan.

5. Kanker

“Risiko kanker yang meningkat akibat kebiasaan mengonsumsi minuman manis setiap harinya tampak pada kanker payudara dan prostat,” ungkapnya, menambahkan bahwa risiko kanker lain seperti kolorektal dan pankreas juga tampak meningkat. Akan tetapi hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penyakit minuman manis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top