Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

6 Makanan yang Bikin Masuk Angin dan Cara Mengatasinya

Angin yang tertahan di dalam perut sering kali disebabkan oleh apa yang Anda makan dan minum serta seberapa cepat Anda makan dan minum. Jika Anda makan atau minum terlalu cepat, Anda bisa menelan banyak udara atau dalam bahasa ilmiahnya aerophagia dan dapat menyebabkan angin tertahan.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 20 Februari 2022  |  14:21 WIB
Brokoli
Brokoli

Bisnis.com, JAKARTA – Membuang angin secara sembarangan akan menjadi persitiwa memalukan, terlebih jika aroma dari udara yang keluar dari dalam tubuh itu sangat tidak enak atau berbau busuk.

Namun, jika angin didalam tubuh tidak dikeluarkan dan tertahan di perut justru akan menjadi sebuah masalah dan bahkan menjadi sebuah penyakit yang bisa menyusahkan Anda, seperti kembung dan bahkan sakit perut yang hebat.

Mungkin akan terdengar tidak sopan, tetapi bersendawa dan kentut adalah fakta kehidupan yang sangat normal, dan jika Anda tidak kentut, kemungkinan besar Anda akan mulai merasa tidak nyaman dengan cepat.

Angin yang tertahan di dalam perut sering kali disebabkan oleh apa yang Anda makan dan minum serta seberapa cepat Anda makan dan minum. Jika Anda makan atau minum terlalu cepat, Anda bisa menelan banyak udara atau dalam bahasa ilmiahnya aerophagia dan dapat menyebabkan angin tertahan.

Dilansir dari Express.co.uk pada Minggu (20/2/22) terdapat enam makanan yang berpotensi dan dapat menahan angin didalam tubuh kita. Berikut makanan tersbut :
• Kubis
• Kol bunga
• kubis Brussel
• Brokoli
• Buah kering
• kacang polong

Keenam makanan ini mengandung beberapa serat yang sulit dicerna, serta gula alami. Beberapa pemanis buatan diketahui juga menyebabkan angin terperangkap, terutama xylitol dan sorbitol yang terkadang ditemukan pada makanan rendah kalori, karena kita tidak pandai mencernanya.

Fruktosa juga dapat menyebabkan angin terperangkap jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, biasanya digunakan sebagai gula buah dalam gula, pemanis dan sirup daripada dalam bentuk potongan buah.

*Lalu, bagaimana cara agar bisa menyingkirkan angin yang tertahan didalam perut?*
Pertama-tama, ada baiknya untuk mencoba dan mengidentifikasi makanan apa saja yang menyebabkan angin tertahan, karena kemudian Anda dapat berusaha untuk menguranginya dan menghindari kesalahan yang sama.

Mengunyah makanan secara perlahan dapat mengurangi risiko angin tertahan, karena membantu sistem pencernaan memecah makanan dan menghentikan Anda menelan udara.

Minum banyak air dapat membantu mempercepat sistem pencernaan Anda, dan minum teh peppermint telah terbukti mengurangi kembung.

Sedikit olahraga ringan setelah makan juga dapat membantu mencegah angin yang terperangkap - ini tidak harus lebih berat daripada berjalan-jalan cepat.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan angin
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top