Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Tanda Atasan Anda Termasuk Bos Toxic, Waspada!

Berikut 5 tanda atasan Anda termasuk bos toxic yang memiliki kebiasan buruk seperti dilansir dari Times of India, Rabu (23/2/2022).
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 23 Februari 2022  |  18:35 WIB
5 Tanda Atasan Anda Termasuk Bos Toxic, Waspada!
Ilustrasi bos yang toxic atau berperilaku buruk - Slideshare
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Memiliki bos atau atasan yang baik dan mengerti kondisi anak buah merupakan sebuah anugerah yang harus Anda syukuri. Simak 5 tanda atasan termasuk bos toxic yang harus diwaspadai.

Sayangnya, tidak semua pimpinan memiliki perilaku yang baik. Beberapa karyawan, atau mungkin Anda, justru mendapati bos atau pimpinan yang membuat jengkel karena sikap arogan di tempat kerja.

Sikap arogan tersebut bisa membuat orang tersebut menjadi musuh bersama karyawan dan akan merusak iklim kerja di perusahaan tersebut.

Berikut 5 tanda atasan Anda termasuk bos toxic yang memiliki kebiasan buruk seperti dilansir dari Times of India, Rabu (23/2/2022).

1. Hanya Koordinasi Lewat Chat

Beberapa bos memiliki kebiasaan untuk tidak berbicara dengan karyawannya secara langsung atau via telepon. Mereka hanya melakukan percakapan melalui pesan singkat (chat).

Hal ini terkadang berdampak buruk pada karyawan mereka karena menunjukkan kurangnya minat atau meningkatkan kesalahpahaman atau kesenjangan dalam komunikasi.

2. Tidak Ingat Nama Karyawan

Tidak ingat nama karyawan sekali atau dua kali masih bisa dimaafkan. Namun, jika ini terjadi terus-menerus, atasan Anda menunjukkan bahwa dia bukan orang yang memiliki identitas.

Melupakan nama karyawans secara terus-menerus mencerminkan kurangnya kepedulian dan pada akhirnya menyebabkan karyawan Anda merasa tidak penting.

3. Mengambil Ide-ide Karyawan

Wajib diingat, ini adalah tipe bos yang paling buruk! Karyawan merasa dikhianati jika atasan mengambil ide-ide mereka. Hal ini tidak lain adalah contoh kurangnya keterampilan kepemimpinan. Ini menunjukkan betapa bos mereka memiliki etika yang buruk.

4. Tidak Mau Bertemu Karyawan

Atasan harus mau bertemu dengan karyawan, kecuali jika ada keadaan darurat kesehatan yang membatasi pertemuan dengan rekan kerja. Pertemuan sebulan, dua bulan, atau bahkan dalam enam bulan sangat penting untuk menjalin hubungan dengan bawahan.

Jika itu tidak memungkinkan, pertemuan tim yang menyenangkan membuat karyawan terus bekerja sesekali. Tidak ada pekerjaan yang harus didiskusikan, hanya olok-olok yang menyenangkan. Jika bos Anda tidak melakukannya, itu menunjukkan betapa tidak tertariknya dia dalam tim Anda saat ini.

5. Tidak Mengapresiasi Prestasi Karyawan

Saat ini, ketika orang bekerja terlalu keras, mengapreasi kinerja karyawan memberikan rasa bahagia bagi mereka. Jika atasan Anda tidak melihat bagaimana kinerja karyawan dan mencapai tujuan, Anda harus waspada karena itu cerminan dari bos yang tidak pengertian.

Sangat penting bagi atasan untuk memperhatikan semua karyawan yang bekerja di bawah mereka. Jangan anggap remeh karena karyawan yang baik karena mereka akan pergi jika tidak diberi apresiasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Relationship karier
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top