Ilustrasi suplemen
Health

Bahayanya Terlalu Banyak Konsumsi Suplemen

Mia Chitra Dinisari
Kamis, 5 Mei 2022 - 12:15
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Apakah Anda termasuk orang yang rutin mengonsumsi suplemen? Jika iya, maka Anda harus berhati-hati agar tidak berlebihan meminumnya.

Renee Miranda, MD seorang ahli medis mengatakan mengonsumsi terlalu banyak suplemen bisa berbahaya juga bagi tubuh dan kesehatan Anda.

"Ada vitamin yang larut dalam air dan larut dalam lemak. Vitamin yang larut dalam air memiliki kecenderungan yang lebih kecil untuk menyebabkan kerusakan karena kita dapat mengeluarkannya dari sistem dengan air, sedangkan vitamin yang larut dalam lemak diserap secara perlahan dan disimpan lebih lama. berolahraga sepanjang waktu dan menggunakan simpanan lemak itu, ada lebih banyak kesempatan untuk membangun tingkat racun." paparnya.

Disarankan untuk selalu berbicara dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen apa pun.

Suplemen yang tidak dianjurkan dapat menimbulkan risiko serius jika dikonsumsi dengan obat lain, dalam jumlah berlebihan atau dikonsumsi untuk masalah medis yang belum dikonfirmasi.

Berikut alasan bahayanya suplemen jika dikonsumsi berlebihan melansir Eat This :

1. Vitamin larut lemak

Vitamin tersebut dapat mengandung hingga 8 gram gula per porsi dan memiliki lebih sedikit vitamin dan mineral daripada vitamin biasa

2. Hati-hati dengan Vitamin K dan B6

Vitamin K, yang ditemukan dalam sayuran berdaun hijau, berperan dalam proses pembekuan darah tubuh Anda. Orang yang menggunakan pengencer darah perlu memiliki kadar vitamin K yang stabil. Peningkatan vitamin K secara tiba-tiba melalui diet atau suplemen dapat menurunkan efektivitasnya.

Sementara itu, terlalu banyak vitamin B6 dapat menyebabkan gejala neurologis, seperti kesemutan di kaki dan mati rasa."

3. Suplemen Dapat Mengganggu Obat Resep

Ekstrak bawang putih, jahe, atau ginkgo berpotensi berinteraksi dengan pengencer darah dan meningkatkan risiko pendarahan. Suplemen umumnya digunakan untuk depresi, tetapi dapat berinteraksi dengan antidepresan lain yang dikonsumsi pada saat yang bersamaan. 

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro