Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenali Gejala Awal Kanker Esofagus

Di kerongkongan juga bisa muncul sel kanker yang disebut kanker esofagus. Lokasinya bisa di mana saja di kerongkongan Anda, dan dianggap sebagai kanker ketujuh yang paling umum.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 30 Juni 2022  |  18:54 WIB
Kenali Gejala Awal Kanker Esofagus
Sakit tenggorok - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA - Kerongkongan adalah saluran makanan yang menghubungkan mulut ke perut.

Di kerongkongan juga bisa muncul sel kanker yang disebut kanker esofagus. Lokasinya bisa di mana saja di kerongkongan Anda, dan dianggap sebagai kanker ketujuh yang paling umum.

Ada berbagai gejala yang terkait dengan kanker esofagus yang sulit diidentifikasi sebagai tanda kanker karena sifatnya yang generik.

Namun, penting untuk dapat mengenali gejala-gejala ini tepat waktu untuk mencari pengobatan segera, karena jenis kanker ini merenggut ribuan nyawa setiap tahun.

Dilansir dari Times of India, salah satu gejala utama kanker esofagus yang harus Anda perhatikan sekaligus merupakan tanda peringatan dini adalah disfagia atau kesulitan menelan.

Jika Anda mengalami kesulitan makan seperti tersedak atau batuk setiap kali Anda makan atau minum, itu bisa menjadi tanda disfagia yang merupakan gejala paling umum dari kanker esofagus.

Terkadang, makanan keluar kembali melalui hidung atau mulut setelah mencoba menelan. Saat Anda berbaring, makanan akan lebih mudah naik kembali ke kerongkongan, yang dapat memperburuk gejala.

Hal ini juga dapat membuat kesulitan dalam mengunyah makanan dengan benar. Ini pada gilirannya akan membuat Anda mencoba menelan makanan yang belum dikunyah dengan benar, menyebabkan lebih banyak rasa sakit atau ketidaknyamanan. Anda mungkin juga merasa ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan.

Anda mungkin tidak segera menyadari disfagia karena biasanya ringan pada awalnya. Namun, seiring pertumbuhan kanker, biasanya semakin parah dan lebih menyakitkan karena lubang di kerongkongan akan semakin kecil.

Banyak gejala kanker esofagus yang biasanya diabaikan oleh penderitanya sebagai sesuatu yang tidak serius yang dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, jika Anda mengalami disfagia atau gejala lain yang disebutkan di bawah ini selama lebih dari beberapa minggu, maka Anda harus berbicara dengan dokter Anda.

Selain kesulitan menelan, gejala lain dari kanker ini termasuk mual, muntah, asam lambung, mulas, batuk, kehilangan nafsu makan, kelelahan, nyeri di dada dan suara serak.

Ada sejumlah perubahan gaya hidup sehat dan positif yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko terkena kanker esofagus. Menghindari merokok, tembakau dan alkohol adalah faktor yang paling penting dan langkah pertama yang harus Anda ambil jika Anda menggunakan salah satu dari mereka.

Selain itu, penting untuk makan makanan yang sehat dan bergizi yang terdiri dari buah-buahan dan sayuran. Menambahkan berbagai buah-buahan dan sayuran berwarna-warni ke dalam diet Anda akan menguntungkan Anda baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Perhatikan bahwa Anda tidak obesitas atau kelebihan berat badan. Pertahankan berat badan yang sehat dengan berolahraga secara teratur dan makan makanan yang seimbang dan sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanker radang tenggorokan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top