Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mitos dan Fakta Jamur Ringworm atau Kurap

Tanda dari kurap adalah bercak merah bersisik atau benjolan yang terasa gatal. Seiring waktu, benjolan berubah menjadi tambalan berbentuk cincin atau lingkaran.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 19 Juli 2022  |  14:57 WIB
Mitos dan Fakta Jamur Ringworm atau Kurap
Ilustrasi kulit merah
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Ringworm adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur yang hidup di jaringan mati kulit, rambut, dan kuku Anda. Pada kenyataannya, ringworm atau kurap jauh lebih menyeramkan daripada namanya dan memiliki banyak mitos yang menyebar di antara masyarakat.

Tanda dari kurap adalah bercak merah bersisik atau benjolan yang terasa gatal. Seiring waktu, benjolan berubah menjadi tambalan berbentuk cincin atau lingkaran. Itu bisa berubah menjadi beberapa cincin. Bagian dalam biasanya bening atau bersisik. Bagian luar sedikit terangkat dan bergelombang.

Kurap di kulit kepala Anda cenderung dimulai sebagai benjolan atau luka kecil. Ini bisa menjadi terkelupas dan bersisik, dan kulit kepala Anda terasa lembut dan sakit saat disentuh. Anda harus memperhatikan kepala Anda jika rambut mulai rontok.

Berikut beberapa mitos yang beredar mengenai kurap beserta fakta aslinya, dilansir dari Web MD:

1.  Kurap disebabkan oleh cacing

Mitos kurap yang paling menyebar adalah karena namanya yaitu ringworm, sehingga orang menyangka bahwa penyakit ini disebabkan oleh cacing. Kurap (juga disebut tinea) tidak disebabkan oleh cacing apa pun. Sekelompok jamur yang disebut dermatofita adalah penyebab infeksi kulit ini.

2. Kurap hanya memengaruhi kulit

Meskipun kurap sering muncul di kulit, termasuk kulit kepala, kurap juga bisa muncul di kuku jari tangan atau kaki. Kurap pada kuku tidak membuat pola seperti cincin. Sebaliknya, kuku menjadi tebal, kuning, dan rapuh.

3. Setiap orang yang kurap memiliki cincin merah di kulit mereka

Beberapa orang yang terinfeksi memang terdapat cincin merah bersisik pada kulit mereka, tetapi tidak semua orang. Jika Anda terkena infeksi kurap, Anda bisa melihat bercak merah bergelombang di sekitar kulit Anda, tetapi tidak selalu berbentuk cincin. Di kulit kepala Anda, kurap akan terlihat lebih seperti jerawat merah bersisik daripada cincin.

4.  Hanya anak-anak yang terkena kurap

Anak-anak lebih mungkin terkena kurap jenis tertentu, tetapi Anda dapat terinfeksi jamur ringworm pada usia berapa pun.

5. Kurap tidak menular

Faktanya, kurap sangat menular dan menyebar dengan mudah dari orang ke orang, terutama di area umum seperti ruang ganti dan kolam renang. Anda bahkan tidak perlu menyentuh seseorang untuk terinfeksi. Jamur dapat berlama-lama di tempat-tempat seperti lantai ruang ganti, serta di topi, sisir, dan sikat. Dokter merekomendasikan untuk menjauh dari orang yang terinfeksi, serta barang-barang pribadi mereka

6. Anda akan melihat gejalanya setelah Anda terinfeksi

Kurap memiliki masa inkubasi yang lama. Ruam merah bisa memakan waktu beberapa hari untuk muncul di kulit Anda. Jika Anda memiliki kurap di kulit kepala, Anda tidak melihat tanda-tanda selama dua minggu penuh setelah Anda terpapar.

7. Anda tidak dapat tertular kurap dari hewan peliharaan Anda

Manusia dan hewan peliharaan mereka dapat berbagi sejumlah penyakit, termasuk kurap. Anda tidak hanya dapat tertular kurap dari kucing, anjing, kelinci, atau burung Anda, tetapi Anda juga dapat menularkannya kepada hewan peliharaan Anda. Jauhkan hewan peliharaan yang terinfeksi dari keluarga Anda, juga dari hewan peliharaan lainnya.

8. Kulit kepala yang terkelupas adalah ketombe, bukan kurap

Belum tentu. Terkadang kurap di kulit kepala tidak menghasilkan cincin. Sebaliknya, kulit menjadi bersisik seperti ketombe

9. Hanya orang yang terinfeksi yang perlu dirawat karena kurap

Karena kurap sangat menular, orang lain di rumah juga perlu diobati, bahkan jika mereka tidak memiliki gejala apa pun. Jika ada kemungkinan mereka terkena kurap di kulit kepala, mereka perlu menggunakan sampo khusus atau bahkan pil dan diperiksa untuk menentukan apakah ada infeksi.

10.  Kurap diobati dengan antibiotik

Antibiotik membunuh bakteri. Mereka tidak akan bekerja pada kurap, yang disebabkan oleh jamur. Kurap diobati dengan obat antijamur yang Anda gosokkan pada kulit atau diminum. Kurap kulit kepala diobati dengan sampo khusus dan obat antijamur oral. Anda harus tetap menggunakan obat apa pun yang diresepkan pada Anda selama beberapa minggu untuk menghilangkan infeksi.

11.  Sekali terkena kurap, Anda tidak akan tertular lagi

Sangat mungkin untuk terinfeksi lagi, terutama dengan kurap pada kuku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jamur infeksi kulit kulit gatal
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top