Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengenal Sindrom MRKH, Penyebab Perempuan Tidak Bisa Hamil

Orang yang terkena sindrom MRKH biasanya tidak memiliki periode menstruasi karena tidak adanya rahim.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 22 Juli 2022  |  20:57 WIB
Sindrom MRKH ini merupakan gangguan yang dapat mempengaruhi sistem reproduksi wanita.
Sindrom MRKH ini merupakan gangguan yang dapat mempengaruhi sistem reproduksi wanita.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Baru-baru ini seorang wanita di Bandung dikabarkan tidak mengalami menstruasi selama 19 tahun dan dinyatakan tidak punya rahim, hal ini disampaikannya melalui menfess twitter melalui akun @bdgfess pada Kamis (21/7/2022).

Dalam cuitan tersebut, salah satu akun warganet mengaitkannya dengan sindrom Mayer-Rokitansky-Küster-Hauser (MRKH) dan memberi semangat kepada pengirim dari menfess tersebut.

Lalu, apa itu sindrom Mayer-Rokitansky-Küster-Hauser?

Dilansir medlineplus.gov pada Jumat (22/7/2022), sindrom MRKH ini merupakan gangguan yang dapat mempengaruhi sistem reproduksi wanita. Akibatnya, kondisi ini menyebabkan vagina dan rahim kurang berkembang atau tidak ada, meskipun genitalia eksterna normal. 

Orang yang terkena sindrom ini biasanya tidak memiliki periode menstruasi karena tidak adanya rahim. Seringkali, tanda pertama dari sindrom MRKH adalah bahwa menstruasi tidak dimulai pada usia 16 tahun (amenore primer). 

Biasanya, orang dengan sindrom MRKH memiliki pola kromosom wanita (46,XX) dan ovarium yang berfungsi normal. Mereka juga memiliki perkembangan payudara dan rambut kemaluan yang normal. Meskipun orang dengan kondisi ini biasanya tidak dapat hamil, mereka mungkin dapat memiliki anak melalui reproduksi yang dibantu.

Klasifikasi Sindrom MRKH

Sindrom ini dikategorikan dalam dua tipe, yang pertama adalah MRKH tipe 1 dengan ciri-ciri hanya organ reproduksi saja yang terpengaruh, sedangkan yang kedua adalah MRKH tipe 2 memiliki kelainan pada bagian tubuh lainnya.

MRKH tipe 2 biasanya akan membentuk posisi ginjal yang tidak normal, sehingga satu ginjal akan gagal berkembang. Selain itu, tipe ini juga akan membuat seseorang memiliki kelainan tulang belakang dan terkadang dalam beberapa kasus bisa menyebabkan gangguan pendengaran atau cacat jantung.

1 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hamil Gejala Penyakit penyakit
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top