Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sejarah Single's Day Alias Hari Jomblo, Setiap 11.11

Ini dia sejarah dari singles day alias hari jomblo yang menjadi cikal bakal hari belanja online.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 11 November 2022  |  08:35 WIB
Sejarah Single's Day Alias Hari Jomblo, Setiap 11.11
Pesta diskon - themall.co.uk
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Setiap tanggal 11 bulan November diperingati sebagai hari jomblo alias singles day.

Belakangan, single day dirayakan dengan pesta diskon aneka produk, mulai dari makanan hingga elektronik.

Sebenarnya apa sih sejarah di balik singles day tersebut?

Singles Day adalah hari libur Cina yang berasal dari Universitas Nanjing untuk menjadi perayaan bagi para lajang selama tahun 1990-an. Tanggal sesuai dengan empat "satu", mewakili empat single.

Itu awalnya disebut Bachelor’s Day karena bagaimana empat mahasiswa laki-laki memutuskan pada hari ini untuk merayakan gagasan menjadi lajang.

Ide ini menyebar ke berbagai universitas dan akhirnya menjadi budaya arus utama, berkembang dari waktu ke waktu sebagai sesuatu yang dapat dinikmati oleh pria dan wanita. Liburan berfungsi sebagai waktu di mana orang dapat bertemu dan bersosialisasi di pesta.

Pada tahun 2009, Daniel Zhang, CEO Alibaba, mulai menggunakan hari itu sebagai festival belanja 24 jam. Kini, hari tersebut diperingati sebagai hari belanja ritel dan online terbesar., dan juga menjadi salah satu hari belanja paling populer di China.

Pada tahun 2017, Alibaba Group, konglomerat e-commerce multinasional di bidang ritel dan manufaktur, memperoleh lebih dari US$25 miliar dalam penjualan, mengalahkan rekor sebelumnya sebesar $17,6 miliar pada tahun 2016. Acara ini adalah empat kali ukuran hari belanja terbesar di Amerika, Black Friday dan Senin siber.

Belanja menjadi sumber kekayaan dan hiburan bagi perekonomian China, dan pada tahun 2017, menurut Forbes.com, Alibaba mengatakan lebih dari 15 juta produk dari lebih dari 140.000 merek berpartisipasi dalam liburan, termasuk 60.000 merek internasional yang menawarkan diskon di Tmall, sebuah perusahaan ritel yang dioperasikan oleh Alibaba, yang meningkat dari 100.000 tahun sebelumnya.

Alibaba juga meluncurkan situs web ritel mewah baru, JD.com, dan membuka gudang otomatis pertama yang dikelola robot untuk membantu memperlancar transisi penjualan yang intens.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesta diskon diskon diskon tarif diskon tiket Sejarah Hari Ini
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top