Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Surat Permintaan Maaf Penghina Iriana Jokowi Jadi Sorotan, Netizen: Playing Victim

Netizen terus melayangkan kritikan terhadap penghina Iriana Jokowi, Kharisma Jati, yang membuat surat permintaan maaf terbuka di Facebook.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 18 November 2022  |  13:04 WIB
Surat Permintaan Maaf Penghina Iriana Jokowi Jadi Sorotan, Netizen: Playing Victim
Iriana Jokowi berfoto dengan Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee - Youtube Sekretariat Presiden
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Pemilik akun Twitter @KoprofilJati menjadi bahan perbincangan hangat setelah mencuitkan penghinaan terhadap Ibu Negara Iriana Jokowi.

Meskipun akunnya kini sudah tidak aktif, ia sempat mendapat balasan dari Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Netizen pun turut memberikan kritik dan tekanan kepada akun @KoprofilJati untuk meminta maaf secara terbuka.

Mendapat banyak kritikan, ia pun menghapus cuitan tersebut dan mengklarifikasi jika tulisannya merupakan kesalahpahaman.

"Sorry, gaes. Postingan dengan gambar ibu negara saya hapus. Kayaknya banyak yang salah paham menganggap saya merendahkan orang di gambar tersebut," katanya.

Ia akhirnya mengunggah permintaan maaf terbuka di akun Facebooknya pada Jumat (18/11/2022).

"Dengan ini saya, Kharisma Jati, meminta maaf kepada Keluarga Besar Presiden RI atas unggahan saya di media sosial yang menyinggung perasaan anggota keluarga Bapak Presiden Joko Widodo, termasuk kerabat;staf; dan pejabat di lingkungan kepresidenan. Permintaan maaf ini saya nyatakan dengan tulus dari lubuk hati yang paling dalam, tanpa unsur keterpaksaan maupun kepura-puraan," tulis Kharisma Jati.

Kharisma pun siap menerima konsekuensi hukum di kemudian hari.

"Dan jika dari pihak terkait bermaksud mengadakan tuntutan hukum maka saya akan menerima dengan lapang dada atas segala hukuman yang adil dan setimpal," lanjutnya.

Tak hanya itu, ia pun menyematkan tulisan mengenai rezim fanatik yang menuduhnya sebagai penjilat, pembeo, dan perundung.

"Framing, fitnah, dan ujaran kebencian yang mereka buat hanya mencerminkan arogansi dan kemunafikan mereka," lanjut tulisan Kharisma.

Hal itu kemudian mengundang reaksi netizen yang menyebut Kharisma Jati keluar dari konteks. Mereka juga menyoroti permintaan maaf yang ditulis di Facebook.

"Udah gatau malu, playing victim, bawa2 rezim, kagak ngaca, permintaan maafnya malah bikin makin emosi, sungguh lengkap sekali hal2 buruk dalam dirinya," tulis seorang netizen.

"Ini gak ada hubungannya sama rezam rezim apapun. Ini adalah penghinaan kamu kepada seorang wanita baik, kepada seorang ibu. Goblok sekali permintaan maaf masih dibarengi ceramah politik gak jelas gitu. Mohon maaf lah secara tulus . Cuma itu seharusnya. Ngisin2 i," tulis netizen lain.

Akun Twitter Neo Historia pun turut memberikan komentar soal permintaan maaf Kharisma Jati.

"Sebenarnya permintaan maafnya sudah bagus, asalkan paragraf keempatnya dihapus,"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iriana jokowi kaesang Gibran Rakabuming Raka Kaesang Pangarep
Editor : Restu Wahyuning Asih
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top