Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Benarkah Obat Diabetes Bisa Turunkan Berat Badan?

Obat diabetes bisa menurunkan berat badan karena kandungan di dalamnya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 08 Desember 2022  |  11:23 WIB
Benarkah Obat Diabetes Bisa Turunkan Berat Badan?
Pemeriksaan diabetes - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Baru-baru ini, CEO Tesla Elon Musk mengklaim turun berat badan 13 kilogram dengan konsumsi obat diabetes.

Dalam sebuah posting Twitter, Musk mengaku mengggunakan obat diabetes yang disebut Wegovy Ozempic .

Ozempic dan Wegovy, merupakan obat suntik, diproduksi oleh Novo Nordisk, raksasa farmasi Denmark.

Lantas, apakah obat diabetes bisa membantu seseorang menurunkan berat badan?

Dr Anupam Biswas, Konsultan-Endokrinologi, Rumah Sakit Fortis, Noida, dilansir dari Times of India mengatakan ya!

Menurutnya, beberapa agen antidiabetes dapat menyebabkan penurunan berat badan dengan merangsang rasa kenyang, mengurangi nafsu makan, memperlambat pelepasan makanan dari perut, meningkatkan rasa kenyang setelah makan, memodulasi mikrobiota usus dan dengan meningkatkan ekskresi glukosa yang menyebabkan hilangnya kalori.

Dr. Manjunath Malige, Konsultan Utama Endokrinologi & Diabetes, Rumah Sakit Aster RV, sependapat, menambahkan bahwa ada dua golongan obat diabetes yang membantu pasien menurunkan berat badan selain memperbaiki kadar gula darah.

Fungsi dasar obat diabetes adalah untuk mengelola diabetes mellitus tipe 2. Namun, Dr. Biswas berbagi bahwa beberapa obat telah disetujui oleh FDA untuk pengobatan Obesitas bahkan tanpa adanya Diabetes, menekankan pada fakta bahwa seseorang harus berkonsultasi dengan Dokter atau Ahli Endokrin yang merawat mereka berdasarkan kondisi komorbid lainnya.

Efek samping obat diabetes

Sementara Dr Biswas berpendapat bahwa obat diabetes relatif aman dalam pengelolaan kondisi kronis dan obesitas, ia mengatakan bahwa beberapa orang mungkin mengalami efek samping seperti gejala gastrointestinal seperti mual. Selain itu, obat ini harus dihindari pada pasien dengan riwayat pankreatitis sebelumnya, kanker tiroid atau seseorang dengan riwayat keluarga kanker tiroid.

Dr. Malige mencatat bahwa obat diabetes dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih dan infeksi jamur genital. Selain itu, obat-obatan seperti Dulaglutide dan Semaglutide dapat menyebabkan mual dan muntah selama beberapa hari pertama yang akhirnya mereda.

Meskipun obat diabetes dapat membantu mengurangi berat badan dan mengobati obesitas, intervensi gaya hidup seperti mengikuti diet rendah kalori, meningkatkan aktivitas fisik dan olahraga, serta modifikasi perilaku masih merupakan beberapa cara yang lebih aman untuk menurunkan berat badan, menurut para dokter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diabetes Penyakit Diabetes diabetes melitus diet
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top