Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tips Memilih Pembersih Udara Ruangan yang Tepat

DI masa pandemi yang belum selesai, berikut tips dan cara memilih pembersih udara yang tepat
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 08 Desember 2022  |  16:54 WIB
Tips Memilih Pembersih Udara Ruangan yang Tepat
Kondisi udara ruangan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah munculnya kasus subvarian COVID-19 baru, kasus COVID-19 di Indonesia kembali meningkat signifikan.

Hal ini disebabkan oleh munculnya tiga subvarian baru. Tiga subvarian baru tersebut adalah BA2.75, XBB, dan BQ1, namun yang paling banyak di Indonesia adalah BQ1.

Sementara itu di Indonesia sendiri, aktivitas di tempat umum sudah mulai berjalan 100%, dimana sudah tidak ada pembatasan untuk beraktivitas seperti sebelumnya guna untuk menekan angka lonjakan penyebaran virus, sehingga pandemi COVID-19 ini sulit diprediksi kapan akan berakhir.

Salah satu upaya untuk menahan laju kenaikan COVID-19 saat ini, aktivitas di dalam ruangan harus disertai ventilasi yang baik dan bisa dibantu dengan menggunakan HEPA filter atau alat pembersih udara di dalam ruangan.

Menurut penelitian terbaru dari National Institute of Health, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, dan Universitas Princeton menyadari bahwa COVID-19 dapat bertahan di partikel udara hingga tiga jam. WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) mengakui bahwa virus corona dapat ditularkan melalui udara.

Namun perlu diketahui, tidak semua alat pembersih udara efektif dapat menjaga aktivitas banyak orang di dalam ruangan. Butuh pembersih udara yang berkapasitas besar dan tahap penyaringan yang kuat agar pertukaran udara bersih bisa maksimal. Karena pembersih udara yang kecil hanya untuk dipakai di dalam rumah yang tidak banyak orang beraktivitas.

Andy selaku Enginering Head SOLIDAS, produsen pembersih udara menyatakan ada beberapa tips dalam memilih purifier yang aman dan nyaman digunakan.

Yang pertama, katanya cakupan area dari purifier tersebut. Semakin luas area jangkauannya, maka lebih baik.

Kemudian, teknologi smart system yang digunakannya, akan lebih mempermudah pemakainya. Semisal dalam mengatur waktu pemakaian.

Selain itu, soal filtrasi pada produk harus diperhatikan, semisal memakai HEPA filter H13, Activated Carbon, Anti bacterial, UVGI serta active plasma. 

Diketahui, pembersih udara yang menyertakan filter HEPA H13 ini, sangat efektif dalam menyaring virus dan mengurangi risiko penyebaran virus corona.

Selain itu, filter HEPA dapat menghilangkan 99,97% partikel halus berukuran sekecil 0,1 mikron. Virus, bakteri, atau patogen lain yang berukuran lebih kecil dapat dengan mudah dihilangkan dengan filter ultrafine HEPA ini.

Pilih juga purifier yang memakai spesifikasi medical grade agar udara dalam rumah selalu bersih sehingga aman untuk pasien dan seluruh anggota keluarga.

Bagi kamar pasien yang terinfeksi, disarankan harus memiliki ventilasi yang baik dengan lingkungan yang bersih. Jika ventilasi yang dimiliki buruk atau polusi tinggi di luar ruangan, maka dalam kasus seperti ini pembersih udara terbaik untuk rumah dengan filter HEPA dapat digunakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kualitas udara polusi udara sindrom pernapasan timur tengah (mers)
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top