Ilustrasi menurunkan berat badan./Istimewa
Health

Berat Badan Tidak Kunjung Turun padahal Sudah Diet? Ini Mungkin Penyebabnya

Salma Permata Dewi
Selasa, 25 Juli 2023 - 17:45
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagian besar orang melakukan diet untuk menurunkan berat badan.

Pola makan yang sehat dan olahraga rutin adalah hal yang terpenting untuk menurunkan berat badan.

Namun, seseorang mungkin tidak mendapatkan hasil yang diinginkan walaupun sudah melakukan diet tersebut.

Mungkin juga Anda sudah mengganti beberapa strategi diet, tetapi berat badan tidak kunjung turun. Mengapa demikian dan apa penyebabnya?

Dilansir dari NBC News, ada beberapa kesalahan dalam melakukan diet. Ini dapat membuat berat badan Anda tidak turun dan tetap di angka awal.

Dilansir dari Healthline, ada banyak faktor penyebab berat badan tidak turun selain strategi diet yang salah. Faktor-faktor tersebut termasuk kebiasaan, kondisi tubuh, dan lainnya.

Berikut adalah faktor-faktor penyebab berat badan tidak turun padahal sudah melakukan diet.

1. Tidak cukup makan

Kebanyakan orang yang melakukan diet mengurangi porsi makannya karena menganggap itu menyebabkan berat badan bertambah.

Bonnie Taub-Dix, pembuat BetterThanDieting.com, mengatakan bahwa diet sangat rendah kalori dapat menyebabkan penurunan berat badan awal yang cepat.

Namun, ini membuat tubuh mengira Anda dalam masalah sehingga mendorongnya ke mode kelaparan dan memperlambat banyak fungsi yang diperlukan untuk membakar kalori, termasuk tiroid, metabolisme, dan tekanan darah.

2. Terlalu fokus dengan makanan yang dihindari

Makanan yang mungkin perlu dibatasi saat seseorang mencoba menurunkan berat badan tidak berarti harus sama sekali tidak dikonsumsi.

Anda tidak boleh 'menghukum' diri sendiri dengan mengurangi makanan yang disukai hanya karena ingin menurunkan berat badan.

Menikmati makanan enak adalah salah satu kesenangan dalam hidup. Oleh karena itu, Anda bisa memperhatikan porsi atau menjadwal makanan yang mungkin dianggap memiliki banyak kalori.

3. Kurang protein

Protein adalah nutrisi penting untuk menurunkan berat badan. Mengonsumsi protein dengan 25–30 persen kalori dapat meningkatkan metabolisme sebanyak 80–100 kalori per hari.

Itu juga dapat secara drastis mengurangi keinginan dan keinginan untuk ngemil dan juga membantu mencegah perlambatan metabolisme.

4. Tidak melakukan olahraga kardio

Latihan kardiovaskular juga dikenal sebagai latihan kardio atau aerobik adalah semua jenis latihan yang meningkatkan detak jantung.

Ini termasuk kegiatan seperti jogging, bersepeda, dan berenang. Kardio adalah salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan kesehatan. Ini juga sangat efektif untuk membakar lemak perut.

5. Pola tidur yang buruk

Kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang pada akhirnya memengaruhi metabolisme.

Sebuah studi yang dipresentasikan di North American Association for the Study of Obesity menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari empat jam setiap malam itu 73 persen lebih mungkin mengalami obesitas daripada mereka yang mendapatkan istirahat tujuh hingga sembilan jam yang direkomendasikan.

6. Makan terlalu sering

Setiap orang harus makan banyak dalam porsi kecil setiap hari untuk meningkatkan metabolisme dan menurunkan berat badan itu adalah mitos.

Studi sebenarnya menunjukkan bahwa frekuensi makan memiliki sedikit atau tidak berpengaruh pada pembakaran lemak atau penurunan berat badan.

Di sisi lain, salah satu metode penurunan berat badan yang efektif disebut puasa intermiten.

7. Tidak minum air

Air minum dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Dalam satu studi penurunan berat badan selama 12 minggu, orang yang minum setengah liter air 30 menit sebelum makan kehilangan berat badan 44 persen lebih banyak.

Air minum juga telah terbukti meningkatkan jumlah kalori yang dibakar sebesar 24–30 persen selama 1,5 jam. Anda juga harus menghindari minuman manis karena dapat membuat otak tidak mengimbangi kalori di dalamnya dengan membuat Anda makan lebih sedikit dari makanan lain.

8. Tidak makan dengan fokus

Sebuah teknik yang disebut mindful eating mungkin merupakan salah satu alat penurunan berat badan paling ampuh di dunia.

Ini melibatkan makan tanpa gangguan dan menikmati setiap gigitan hingga organ pencernaan memberikan sinyal ke otak ketika asupan energi sudah cukup terpenuhi.

Berikut adalah beberapa tips untuk makan dengan lebih hati-hati dan perhatian.

- Makan tanpa gangguan, duduk di meja hanya dengan makanan Anda.
- Makan perlahan dan kunyah sampai bersih. Cobalah untuk menyadari warna, bau, rasa, dan tekstur.
- Saat Anda mulai merasa kenyang, minumlah air dan berhentilah makan.

9. Terlalu fokus ke diet dan melakukannya terlalu lama

Diet hampir tidak pernah berhasil dalam jangka panjang. Jika ada, penelitian menunjukkan bahwa orang yang berdiet bertambah berat dari waktu ke waktu.

Jadikan diet sebagai kebiasaan yang sehat sebagai tujuan utama. Jika berat badan telah turun selama berbulan-bulan dan mencapai titik stabil, mungkin Anda perlu istirahat.

10. Kondisi medis

Ada beberapa kondisi medis yang dapat mendorong kenaikan berat badan dan mempersulit penurunan berat badan, seperti hipotiroidisme, sindrom ovarium polikistik (PCOS), dan sleep apnea.

Obat-obatan tertentu juga dapat mempersulit penurunan berat badan bahkan menyebabkan penambahan berat badan. Stres juga memengaruhi sulitnya penurunan berat badan.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro