Perempuan lebih memilih menjadi single daripada pacaran/Freepik
Health

10 Tanda Kamu Lebih Baik Menjadi Single

Redaksi
Senin, 2 Oktober 2023 - 16:53
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA –  Hubungan romantis bisa menjadi hubungan indah di mana kedua individu belajar, tumbuh, peduli dan mendukung satu sama lain tetapi memilih melajang juga mempunyai dampak positif yang bermanfaat.

Jika kamu tidak terikat dengan orang lain, kamu memiliki kebebasan untuk belajar, tumbuh dan bereksplorasi, tanpa rasa bersalah apa pun terkait dengan meluangkan waktu untuk perawatan diri . Hal ini juga memberi persiapan jika ingin berpasangan dengan seseorang, kamu tahu persis siapa diri dan apa yang diinginkan.

Dikutip BestLife (2/10/2023) pakar kesehatan mental mengatakan bahwa banyak alasan seseorang lebih baik melajang atau single, secara langsung terkait dengan kelemahan umum dalam berpacaran atau hubungan pernikahan, tetapi alasan lain berkaitan dengan prioritas, tujuan atau keinginan individu. 

Simak beberapa alasan kamu lebih baik single daripada menjalin sebuah hubungan:

1. Hubungan Toxic dan Penuh Kekerasan

Jika kamu berada dalam hubungan toxic, yaitu hubungan yang tidak menghormati, berbohong, menunjukkan perilaku yang suka mengontrol, atau membuat kamu mengalami pelecehan fisik, seksual atau emosional, maka kamu lebih baik melanjang atau single.

Selain menjadi ancaman langsung terhadap keselamatan kamu, perilaku ini dapat semakin menggerogoti harga diri dan kepercayaan diri seseorang seiring berjalannya waktu.

2. Merugikan Finansial

Sebagain orang tidak mengalami kekerasan dalam hubungan, tetapi kerugian finansial sering dirasakan. Jika kamu melihat pola pengendalian keuangan atau pengeluaran yang tidak bertanggung jawab yang membahayakan kesejahteraan kamu, kamu lebih baik melajang.

3. Hubungan Terpaksa

Banyak orang memasuki hubungan karena tekanan masyarakat untuk mencari pasangan, bukan karena keinginan yang tulus. Jika hal ini terjadi pada kamu, mungkin lebih baik kamu melajang.

4. Baru Putus Cinta

Setelah putus cinta, kamu merasa perlu segera kembali ke dunia kencan. Namun, Browne mengatakan hal ini sering kali merupakan kesalahan.

Jika kamu baru saja mengakhiri suatu hubungan, penting untuk memberi diri kamu waktu untuk mengenal kembali diri. Jika kamu segera menjalin hubungan baru, kemungkinan besar kamu akan mencari apa yang hilang dalam hubungan terakhir dan itu tidak berujung baik.

5. Pasangan Membuat Kamu Merasa Buruk

Beberapa hubungan membuat kamu merasa menjadi versi terbaik dari diri kamu dan membantu kamu mencapai potensi diri. Namun ketika suatu hubungan membuat kamu merasa buruk terhadap diri sendiri, maka sebaiknya hubungan tersebut tidak dilanjutkan dan kamu lebih baik melajang.

6. Kesepian atau Mencari Validasi

Jika kamu menjalin hubungan karena merasa kesepian atau mencari pengakuan dari pasangan, lebih baik kamu melajang. Mencari orang lain untuk memilih kamu atau mengatakan bahwa kamu layak bukanlah alasan untuk menjalin hubungan. Hal ini tentunya bisa berakhir buruk.

7. Fokus Pada Pertumbuhan Pribadi

Hubungan yang baik dapat membantu kamu belajar tentang diri sendiri dan tumbuh dengan cara yang bermakna. Namun, fleksibilitas yang dialami banyak orang saat masih lajang juga dapat menjadi katalisator pertumbuhan pribadi. Menjadi lajang memberi individu waktu dan ruang untuk memulai perjalanan penemuan diri tanpa pengaruh atau ekspektasi dari pasangannya. 

8. Membangunkan Investasi dalam Hubungan Lain

Hubungan romantis mendapat banyak perhatian, tetapi itu bukan satu-satunya hubungan penting dalam hidup. Menjadi lajang dapat memberikan waktu dan ruang yang dibutuhkan untuk membina hubungan lain dalam hidup seseorang, seperti persahabatan, keluarga dan hubungan profesional. Hubungan ini juga dapat memberikan dukungan, kegembiraan dan kepuasan dengan cara yang berbeda dari hubungan romantis.

9. Ingin Menata karir

Kamu bisa berada dalam hubungan yang bermakna sekaligus mengembangkan karier dan faktanya, dukungan dari pasangan yang baik dapat membantu kamu mencapai tujuan. Namun, para ahli mengatakan bahwa beberapa orang merasa lebih mudah membangun kehidupan profesional mereka dengan lebih sedikit gangguan dan lebih banyak waktu luang.


10. Stabilitas Emosional

Hubungan yang sehat dan mapan sering kali memberikan rasa konsistensi dan kenyamanan, tetapi bulan-bulan awal atau bahkan tahun-tahun berpacaran dapat menempatkan kamu dalam peta emosional. Kamu mungkin lebih baik melajang jika tidak siap menghadapi rollercoaster kencan awal saat ini. Menjadi lajang sering kali melindungi dari suka dan duka serta mendorong keadaan emosi yang stabil. (Maria Elfika Simplisia)

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro