Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Breaking News
Entertainment

Diana Nasution, Pelantun Benci Tapi Rindu Telah Tiada

Martin Sihombing
Jumat, 4 Oktober 2013 - 21:58
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -Penyanyi Diana Nasution meninggal dunia pada usia 55 tahun pada Jumat (4/10/2013) pukul 00.45 WIB. Dia meninggal dunia setelah menjalani perawatan karena sakit lambung di Rumah Sakit Gading Pluit, Jakarta Utara.

 

Pada 1970-an ia berduet dengan kakaknya, Rita Nasution dan membentuk '"Nasution Sisters'" yang cukup populer pada masa itu. Pada 1977, ia berduet dengan Melky Guslow dan berlaga di Festival Penyanyi Nasional dengan lagu "Bila Cengkeh Berbunga" dan "Malam Yang Dingin" (keduanya ciptaan Minggus Tahitoe).

Namun, duet tersebut harus mengakui keunggulan Penyanyi Hetty Koes Endang yang tampil sebagai juara pertama, sedangkan mereka menjadi runner-up. Walaupun demikian, lagu "Bila Cengkeh Berbunga" tampil sebagai juara pertama, mengungguli lagu "Damai Tapi Gersang", namun pada akhirnya lagu Damai Tapi Gersang yang di bawakan oleh Hetty Koes Endang dan sang penggubah Ajie Bandi yang dipilih untuk mewakili Indonesia ke acara WPSF Tokyo 1977, dan menggondol Most Outstanding Performance.

Diana Nasution akhirnya dinikahi sang penggubah "Bila Cengkeh Berbunga", Minggus Tahitoe, dan pernikahan tersebut bertahan sampai saat ini. Selain itu Diana Nasution juga populer membawakan lagu ciptaan Rinto Harahap antara lain "Jangan Biarkan' dan Benci Tapi Rindu.

Ello Tahitoe

Penyanyi Marcello Tahitoe atau Ello mengenang pesan-pesan sang ibunda, Diana Nasution, sebelum meninggal dunia, termasuk pesan agar dia tidak meninggalkan ibadah.

"Mama benar-benar minta jangan sampai lupa pelayanan gereja," kata Ello saat ditemui di Rumah Duka Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (4/10/2013) yang dikutip Antara.

Pada saat-saat terakhir menemani ibunda, Ello mengaku sempat membisikkan janjinya untuk menjadi orang yang lebih baik.

"Engak lama setelah itu, Mama enggak ada," katanya.

Ello mengenang ibunya sebagai sosok yang sabar, perhatian, dan rendah hati. Dan dia ingin meneladani semua sifat baik sang ibu.

"Saya mau jadi orang yang humble dan peduli dengan semua orang karena Mama peduli banget sama orang-orang. Bahkan sama anjingnya aja dia perhatian banget," tuturnya.

Dia menuturkan, banyak kenangan indah tentang ibunya yang tidak terlupakan. Dan dia masih belum bisa membayangkan rumah yang kosong tanpa kehadiran sang ibu.

"Masih belum bisa ngebayangin pulang ke rumah, tapi rumahnya kosong," katanya lirih.

Menurut pengumuman di Rumah Duka RSPAD Gatot Subroto, Diana Nasution meninggal dunia pada usia 55 tahun pada Jumat pukul 00.45 WIB.

Ia meninggal dunia setelah menjalani perawatan karena sakit lambung di Rumah Sakit Gading Pluit, Jakarta Utara.

Penulis : Martin Sihombing
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro