Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Badan Anda terlalu Kurus? Kenali Penyebabnya

Jika di satu sisi sekelompok orang mengalami kelebihan berat badan sehingga berusaha mengurangi berat badannya. Namun di sisi lain, ada sekelompok lainnya yang justru bertubuh sangat kurus dan sulit membuat berat badannya ke ukuran ideal.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Juni 2015  |  07:11 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Jika di satu sisi sekelompok orang mengalami kelebihan berat badan sehingga berusaha mengurangi berat badannya. Namun di sisi lain, ada sekelompok lainnya yang justru bertubuh sangat kurus dan sulit membuat berat badannya ke ukuran ideal.

Menanggapi hal ini, spesialis gizi dr. Peni Hedi, MKM (Gz), mengatakan, penyebabnya bukan saja asupan nutrisi yang kurang, tetapi juga ada masalah penyerapan nutrisi oleh tubuh.

"Berat badan sulit naik bukan saja karena asupan makanan yang kurang. Bisa juga karena seringnya nutrisi makanan tidak terserap baik dalam tubuhnya," ujar Peni di Bekasi, Sabtu.

Menurut Peni, nutrisi yang tidak terserap dengan baik oleh tubuh salah satunya karena kerja enzim pencernaan yang belum berfungsi secara baik.

"Untuk meningkatkan fungsi enzim saluran cerna, bisa dengan mengonsumsi sumber probiotik seperti yogurt atau suplemen probiotik berbentuk kapsul, setiap hari. Ini cara sederhana meningkatkan fungsi enzim saluran cerna," tutur dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kurus

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top