Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Waspada, Konsumsi Ginseng Berlebihan Bisa Berdampak Buruk

Meski ginseng diyakini berkhasiat bagi kesehatan, namun jika terlalu banyak mengkonsumsinya akan mengakibatkan beberapa penyakit.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 November 2015  |  17:32 WIB
Ginseng -
Ginseng -

Bisnis.com, JAKARTA-Meski ginseng diyakini berkhasiat bagi kesehatan, namun jika terlalu banyak mengkonsumsinya akan mengakibatkan beberapa penyakit.

"Meski secara klinis ginseng tidak beracun, namun terlalu banyak mengkonsumsi ginseng dalam waktu yang berkepanjangan bisa berbahaya, salah satunya adalah menyebabkan peningkatan suhu tubuh atau istilahnya panas dalam," kata Profesor Sei-Kwan Oh PhD. 

Dia guru besar di Departemen Pengobatan Molekuler, Fakultas Kedokteran, Universitas Wanita Ewha, dalam seminar ginseng korea 2015, The Miracle Root From Korea, di Hotel JW Marriott, Jakarta pada Selasa.

Namun, jika mengkonsumsi ginseng merah, yakni ginseng yang telah diolah dengan dikukus dan dijemur di bawah terik matahari maka efek panas dalam tak akan dirasakan.

Selain itu, jika mengkonsumsi ginseng terlalu banyak dan berkepanjangan maka berakibat insomnia dan bahkan hipertensi. "Konsumsi ginseng sesuai yang dianjurkan, cukup 100 hingga 200 miligram kapsul paling banyak tiga kali seminggu saat pagi hari," kata Sei.

Pada umumnya, ginseng berkhasiat untuk membantu melawan berbagai penyakit mulai dari meredakan lelah, diabetes, kanker, hingga AIDS. Ginseng juga berkhasiat intuk memperbaiki kondisi kulit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ginseng

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top