Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tren Gaya Hidup Minimalis

Paham minimalis belakangan diadaptasi bukan hanya sekadar menjadi salah satu aliran dalam desain melainkan gaya hidup.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 15 April 2017  |  08:07 WIB
Ilustrasi - Popsugar
Ilustrasi - Popsugar

Bisnis.com, JAKARTA—Paham minimalis belakangan diadaptasi bukan hanya sekadar menjadi salah satu aliran dalam desain melainkan gaya hidup.

Riani Dwi Lestari, ibu rumah tangga, menjadi salah satu dari penerap konsep minimalis dalam kehidupan. Kepada Bisnis, Sabtu (15/4/2017), dia menyatakan, banyak orang mengira minimalisme hanya sebagai suatu paham desain, baik desain bangunan, pakaian, ataupun tata rias.

"Belakangan ini, paham minimalisme kerap mempengaruhi gaya hidup seseorang," tulis dia di dalam artikel pada blognya mengenai paham minimalis. Blog ini selanjutnya akan dijadikan website khusus yang didedikasikan sebagai realisasi penerapan gaya hidup minimalis.

Menurut perempuan yang akrab disapa Riri itu, budaya sekitar kita tanpa disadari mempengaruhi pola pikir dan keyakinan seseorang terhadap benda atau barang. Bahkan istilah "semakin banyak barang, semakin baik".

Alhasil, jumlah barang tak ayal menjadi suatu tolak ukur kebahagiaan seseorang. Seolah kebahagiaan seseorang hanya bisa diperoleh di Department Store atau Supermarket. Di sinilah gaya hidup minimalis hendak berperan dengan menawarkan kebebasan dari konsumerisme dan rasa posesif yang berlebihan pada suatu barang atau benda.

Joshua Becker dalam buku The More of Less, kata Riri, menyampaikan bahwa minimalis menantang orang untuk menemukan kebahagiaan melalui kualitas hubungan antar manusia yang baik, pengalaman, dan hal lain yang tidak bisa dibeli di toko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minimalis gaya hidup

Sumber : minimalistdaily.blogspot.co.id

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top