Burger King & Tim Horton Hentikan Penggunaan Antibiotik pada Ayam Goreng

Dua restoran cepat saji Burger King dan Tim Horton berjanji akan menghentikan penggunaan antibiotik pada sajian ayamnya.
Nindya Aldila | 27 Juni 2017 00:39 WIB

Bisnis.com, LOS ANGELES — Dua restoran cepat saji Burger King dan Tim Horton berjanji akan menghentikan penggunaan antibiotik pada sajian ayamnya.

Hal yang sama telah dilakukan oleh beberapa restoran sebelumnya akibat isu resistensi antibiotik yang merundung dunia kesehatan.

Perusahaan yang menaungi dua restoran tersebut, Restaurant Brands International Inc. akan mengubah rantai pasok Burger King dan Tim Horton di Amerika Serikat dan Kanada pada akhir 2018. Perusahaan tidak akan menggunakan antibiotik yang digunakan untuk pengobatan manusia.

Menurut Reuters, kasus kekebalan terhadap antibiotik telah membunuh sekitar 23.000 orang Amerika Serikat setiap tahunnya. Angka ini diduga seharusnya lebih banyak pada kenyataannya.

Reuters mencatat, sekitar 70% jenis antibiotik telah digunakan untuk produk daging dan susu. Padahal, konsumsi antibiotik pada hewan ternak dapat mengurangi efektivitas penggunaan obat yang dibutuhkan manusia.

Sebelumnya, McDonald's Corp (MCD.N), Wendy's Co (WEN.O), KFC (YUM.N) dan Chick-fil-A telah berkomitmen untuk mengurangi penggunaan antibiotik pada daging ayam yang mereka beli.

Tag : makanan, cepat saji
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top