Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bintang Rock Tom Petty Meninggal, Eric Clapton Ungkap Kesedihan

Bintang rock kenamaan asal Amerika Serikat (AS), Tom Petty, dikabarkan meninggal dunia di usia 66 tahun.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 03 Oktober 2017  |  15:20 WIB
Bintang Rock Tom Petty Meninggal, Eric Clapton Ungkap Kesedihan
Bintang rock Tom Petty - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bintang rock kenamaan asal Amerika Serikat (AS), Tom Petty, dikabarkan meninggal dunia di usia 66 tahun.

Petty yang dikenal dengan karya-karya klasiknya seperti Free Fallin, Refugee, dan American Girl, meninggal dunia pada Senin malam (2/10) waktu setempat di UCLA Medical Center, Los Angeles,

“Sehari sebelumnya dia menderita serangan jantung di rumahnya di Malibu, California,” ungkap juru bicaranya, Carla Sacks, seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (3/10/2017).

Petty beserta bandnya, The Heartbreakers, baru saja menyelesaikan anniversary tour ke-40. Petty pernah mengisyaratkan bahwa tur itu akan menjadi momen terakhir mereka.

“Saya pikir ini mungkin menjadi perjalanan terakhir di seluruh negeri,” kata Petty kepada Rolling Stone tahun lalu.

“Saya punya cucu perempuan sekarang yang ingin saya temui sesesering mungkin. Saya tidak ingin menghabiskan hidup saya di jalan. Tur ini akan menghabiskan waktu saya selama empat bulan. Dengan adanya anak, itu adalah periode yang lama,” lanjut Petty.

The Rock and Roll Hall of Fame, yang menampilkan Petty and The Heartbreakers pada tahun 2002, memuji mereka sebagai kelompok yang awet, cerdas, pekerja keras, menyenangkan, dan bersahaja.

“Saya terkejut dan sedih mendengar kabar kepergian Tom. Dia adalah bagian besar dari sejarah musik kita, tidak akan pernah ada orang lain seperti dia,” tulis Eric Clapton dalam sebuah pernyataan.

Karya album Petty di antaranya, Damn the Torpedoes, Hard Promises, dan Full Moon Fever. Sebagai penulis lagu, dia sering berfokus pada topik  perjuangan sehari-hari dan upaya mengatasinya, seperti pada Refugee, Even the Losers, dan I Will not Back Down.

“Ini semacam tema klasik dari banyak pekerjaan yang telah saya lakukan,” katanya kepada The Associated Press pada tahun 1989.

“Saya pikir iman sangat penting untuk menjalani kehidupan. Pertama-tama, saya pikir sangat penting bagi Anda untuk percaya pada diri sendiri. Itu adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Tapi ketika Anda mendapatkannya, hal itu sangat berharga.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

musik rock
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top