Ini Keuntungan Sineas Jika Kolaborasi dengan Platform Nonton Film

Perkembangan teknologi digital menjadi salah satu penopang bagi industri perfilman, seperti kehadiran aplikasi nonton film Netflix, Iflix, Viu, dan HOOQ.
Asteria Desi Kartika Sari | 26 September 2018 22:10 WIB
Ilustrasi - tech in Asia Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – Perkembangan teknologi digital menjadi salah satu penopang bagi industri perfilman, seperti kehadiran aplikasi nonton film Netflix, Iflix, Viu, dan HOOQ.

Ketua Umum Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi) Fauzan Zidni menilai adanya aplikasi tersebut memberikan potensi besar bagi industri film tanpa meninggalkan fokus utama di bioskop. Produser yang memanfaatkan aplikasi dapat menerima tambahan pendapatan dari hasil penjualan lisensi penayangan film.

“Kemudian ini menjadi peluang baru buat kita para produser, pertama mereka beli konten kita dengan harga yang cukup premium. Jadi sekarang televisi juga sudah mengurangi untuk membeli penayangan film,” kata Fauzan kepada Bisnis dikutip Rabu (26/9/2018).

Dia mengatakan kerja sama tersebut sangat menguntungkan, karena bisa menghasilakan uang uang yang cukup signifikan dari penjualan lisensi.

“Lisensinya tergantung, sih, masing-masing film berbeda, tergantung proyeknya sebesar apa, tidak semua produk bisa disamain,” lanjutnya.

Misalnya, hak tersebut dapat dilihat dai bujet produksinya berapa. Semakin terkenal artisnya bisa mencapai harga yang premium, kira-kira US$30.000 sampai dengan US$200.000.

Belum lagi, hak tersebut juga dapat memberikan alternatif untuk mengatasi pembajakan. Pasalnya, apabila film ditampilkan dalam situs internet yang ilegal, hak itu tidak memberikan pendapatan untuk sineas.

Selain itu, aplikasi tersebut juga memberikan peluang bagi sineas memproduksi serial yang tidak ditayangkan untuk televisi, namun kualitasnya mendekati film untuk bioskop.

“Bentuknya episodic, misalnya 10 episode. Ini kesempatan kepada kita untuk membuat sesuatu yang baru, semacam projek baru buat,” jelasnya.

Tag : film, aplikasi
Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top