Setelah Karl Lagerfeld Meninggal, Inilah Sosok Pemimpin Baru Chanel dan Fendi

Desainer Karl Lagerfeld meninggal pada 19 Februari 2019 di Paris, Prancis. Pria berusia 85 tahun ini dikabarkan menderita kanker pankreas dan sempat dibawa ke rumah sakit pada hari Senin (18/2/2019).
JIBI
JIBI - Bisnis.com 21 Februari 2019  |  08:05 WIB
Setelah Karl Lagerfeld Meninggal, Inilah Sosok Pemimpin Baru Chanel dan Fendi
Desainer Jerman Kar Lagerfeld memimpin para model di catwalk pada akhir pertunjukan busana koleksi ready to wear fall/winter 2006/2007 Chanel di Paris 3 Maret 2006 - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Desainer Karl Lagerfeld meninggal pada 19 Februari 2019 di Paris, Prancis. Pria berusia 85 tahun ini dikabarkan menderita kanker pankreas dan sempat dibawa ke rumah sakit pada hari Senin (18/2/2019).

Hal ini tentu membuat industri fashion kehilangan sentuhan desainer asal Jerman tersebut. Terutama rumah mode Chanel dan Fendi yang lekat dengan kepemimpinan Karl Lagerfeld. Sosok penerus Lagerfeld di dua brand besar pun itu menjadi perhatian publik.

Mengutip laman New York Times, rumah mode Chanel menunjuk Virginie Viard untuk meneruskan tongkat pimpinan Karl Lagerfeld sejak tahun 1983. Sosok Virginie Viard bukanlah orang baru di Chanel, dia merupakan orang kepercayaan Lagerfeld selama lebih dari 30 tahun dan juga direktur kreatif studio Chanel.

Saat Karl Lagerfeld absen untuk pertama kalinya, dia menunjuk Virginie Viard untuk menggantikannya. Karl Lagerfeld tidak hadir menutup fashion show di dua fashion show Chanel Haute Couture di Paris pada 22 Januari 2019 silam. Saat itu, pihak rumah mode Chanel mengatakan Lagerfeld hanya kelelahan.

Terpilihnya Viard tak lepas dari campur tangan keluarga miliarder Wertheimer yang mengendalikan laju bisnis brand Chanel. Menurut pernyataan yang dikeluarkan perusahaan, seleksi untuk memastikan warisan Gabrielle Chanel dan Karl Lagerfeld tetap hidup berujung kepada sosok Viard, bukan selebriti.

Semua mata dunia akan tertuju pada Viard mengingat segudang prestasi telah ditorehkan Lagerfeld untuk Chanel. Di antaranya tahun lalu, untuk pertama kalinya dalam sejarah 108 tahun, Chanel menerbitkan laporan keuangan tahunannya. Total penjualan untuk 2017 adalah US$ 9,62 miliar, 11 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Nominal tersebut melampaui pesaingnya, Gucci dan berhadapan dengan Louis Vuitton yang dianggap sebagai pemimpin industri mode.

Sementara itu, Karl Lagerfeld juga bertindak sebagai direktur kreatif Fendi sejak tahun 1965. Merek Fendi yang dimiliki oleh LVMH Moët Hennessy, perusahaan barang mewah terbesar di dunia, masih di tahap mencari pengganti Karl Lagerfeld.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan rumah mode yang berbasis di Roma tersebut menyebutkan kepergian Karl Lagerfeld sebagai kerugian yang tak terbayangkan sebelumnya. 

“Karl Lagerfeld adalah mentor dan sumber referensi saya,” ungkap Silvia Fendi, direktur kreatif untuk pakaian pria, aksesori, dan pakaian anak-anak.

Dia pun menambahkan, “Dengan kedipan mata saja, kita sudah saling memahami. Untuk Fendi dan saya, sosok jenius kreatif Karl tetap selalu menjadi penuntun dalam berkarya.”

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mode, fashion

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top