Saat Mendongeng untuk Anak, Lakukan Hal Ini Agar Hubungan Lebih Kuat

Momen mendongeng antara anak dan orang tua akan lebih besar pengaruhnya dengan adanya sentuhan fisik
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 12 Mei 2019  |  14:32 WIB
Saat Mendongeng untuk Anak, Lakukan Hal Ini Agar Hubungan Lebih Kuat
Ilustrasi - Webmd

Bisnis.com, JAKARTA - Momen mendongeng antara anak dan orang tua akan lebih besar pengaruhnya dengan adanya sentuhan fisik.

Psikolog anak Vera Itabiliana mengatakan, umumnya dongeng dibacakan saat anak menjelang tidur di kasur. Sambil membacakan dongeng, orang tua disarankan memberikan belaian sehingga anak merasa rileks dan santai. Saat merasa rileks, anak akan lebih mudah menyerap informasi yang disampaikan.

"Banyak penelitian yang bilang sentuhan itu manfaatnya luar biasa. Sentuhan lembut ibu bisa menimbulkan hormon oksitosin, yang membuat nyaman dan bonding-nya jalan," kata Vera.

Meski umumnya dilakukan sesaat sebelum anak tidur di malam hari, sebenarnya kegiatan mendongeng bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Bukan hanya dari sisi anak, orang tua juga harus memilih waktu saat dia cukup rileks untuk menghabiskan waktu dengan sang buah hati.

Vera melanjutkan, untuk menyiasati, kegiatan mendongeng bisa dilakukan di luar rumah, misalnya saat sedang di kendaraan menuju sekolah, orang tua bisa memanfaatkan buku elektronik atau e-book. Namun sebelum memulai mendongeng dengan e-book, anak harus terlebih dahulu diberi tahu bahwa penggunaan gawai saat itu hanya untuk membacakan cerita.

"Namun tetap harus dijaga keseimbangannya antara penggunaan paper book dan e-book," kata Vera.

Saat mendongeng, anak dan orang tua mungkin saja mengalami perdebatan. Hal itu, lanjut Vera, biasa terjadi dan tidak perlu dihindari. Justru jika bisa diantisipasi dan diatasi dengan baik, perdebatan dengan anak saat mendongeng bisa menjadi bagian dari upaya mempererat bonding orang tua dan anak.

Selain itu, melalui interaksi tersebut, orang tua dapat lebih mengenal karakter anak mereka, demikian pula dengan anak.

Tak hanya baik untuk merekatkan hubungan anak dan orang tua, menurut penelitian, dongeng juga bisa memacu kecerdasan anak.

Sebuah penelitian saraf di National Institute of Child Health and Human Development, AS, yang dipimpin oleh G. Reid Lyon menyatakan mendongeng atau membacakan cerita kepada anak sebelum tidur bisa memicu peningkatan perkembangan otak. Hal itu mencakup kemampuan anak untuk lebih cepat terampil berbahasa karena terbiasa mendengarkan dongeng.

Lebih lanjut Vera mengatakan, untuk mengasah kreativitas anak, orang tua bisa menyusuh sang buah hati bergantian membacakan cerita. Bisa pula dengan meminta sang anak mengubah cerita yang pernah dibacakan sebelumnya.

“Kalau bosan, orang tua bisa menantang anaknya untuk mengubah cerita,” kata Vera.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anak, orang tua, parenting

Editor : Saeno
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top