Ibu Hamil Idap Diabetes, Risiko Kematian Bayinya sangat Tinggi

Sebuah studi baru menunjukkan, ibu hamil dengan diabetes lebih mungkin mengalami gagal melahirkan ketika mereka memiliki obesitas atau gula darah yang tidak terkontrol.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 30 Juli 2019  |  17:57 WIB
Ibu Hamil Idap Diabetes, Risiko Kematian Bayinya sangat Tinggi
Ibu hamil - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah studi baru menunjukkan, ibu hamil dengan diabetes lebih mungkin mengalami gagal melahirkan ketika mereka memiliki obesitas atau gula darah yang tidak terkontrol.

Bahkan, tanpa masalah kesehatan tambahan ini, ibu hamil dengan diabetes menghadapi risiko gagal melahirkan empat sampai lima kali lebih tinggi dari pada wanita tanpa diabetes. Para peneliti mencatat, risiko ini tetap sangat tinggi walaupun tingkat kelahiran mati telah menurun secara populasi.

Para peneliti memeriksa data tentang ibu diabetes yang melahirkan di Skotlandia antara 1998 dan 2016. Sekitar 70% dari kelahiran terjadi pada wanita dengan diabetes tipe 1. Pada diabetes tipe 2, yang terkait dengan obesitas dan penuaan, tubuh tidak dapat menggunakan atau membuat insulin yang cukup untuk mengubah gula darah menjadi energi.

Secara keseluruhan, angka kelahiran mati adalah 16,1 untuk setiap 1.000 persalinan dengan diabetes tipe 1 dan 22,9 untuk setiap 1.000 persalinan dengan diabetes tipe 2.

Dengan diabetes tipe 1, gula darah yang lebih tinggi sebelum konsepsi atau selama akhir kehamilan dikaitkan dengan tingkat kelahiran mati yang 3% hingga 6% lebih tinggi.

Untuk diabetes tipe 2, peningkatan gula darah sebelum konsepsi dikaitkan dengan risiko lahir mati 2% lebih besar, sementara body mass index (BMI) yang lebih tinggi meningkatkan risiko sebesar 7%

Sementara sebagian besar kelahiran mati terjadi ketika janin prematur, kira-kira sepertiga terjadi ketika kehamilan cukup bulan.

"Pertanyaannya harus ditanyakan apakah persalinan sebelumnya yang mengandung diabetes dapat mencegah lahir mati istilah ini, tetapi kita tidak tahu jawabannya," kata Sharon Mackin, penulis utama penelitian ini dilansir Reuters, Selasa (30/7/2019).

"Waktu kelahiran yang optimal pada kehamilan pada ibu dengan komplikasi diabetes, tidak jelas," lanjutnya.

Risiko mutlak lahir mati adalah yang tertinggi untuk bayi yang kecil untuk usia kehamilan mereka, terutama untuk ibu dengan diabetes tipe 1.

Bayi lahir mati juga lebih mungkin di antara bayi yang besar untuk usia kehamilan mereka untuk ibu dengan kedua jenis diabetes.

Dokter saat ini menyarankan wanita dengan diabetes untuk melahirkan pada minggu ke-38 kehamilan. Jika lebih cepat, bayi mungkin memiliki peningkatan risiko masalah pernapasan dari perkembangan paru-paru yang belum matang.


"Risiko masalah pernapasan seperti itu lebih tinggi pada minggu ke-37 daripada pada minggu-minggu berikutnya. Saya pikir ini adalah bidang utama penelitian yang perlu dieksplorasi lebih lanjut sebelum rekomendasi lebih lanjut dapat dibuat untuk mengubah perawatan persalinan rutin untuk para wanita ini," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
diabetes, ibu hamil

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top