Walau Tanpa Nikotin, Vaping Tetap Pengaruhi Pembuluh Darah

Banyak orang muda yang menunjukkan tanda-tanda gangguan fungsi pembuluh darah setelah merokok dengan rokok elektrik atau vaping. Walau vape diklaim tidak mengandung nikotin, akibatnya bagi kesehatan tetap negatif.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  10:47 WIB
Walau Tanpa Nikotin, Vaping Tetap Pengaruhi Pembuluh Darah
Vape - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Banyak orang muda yang menunjukkan tanda-tanda gangguan fungsi pembuluh darah setelah merokok dengan rokok elektrik atau vaping. Walau vape diklaim tidak mengandung nikotin, akibatnya bagi kesehatan tetap negatif.

Alessandra Caporale dari University of Pennsylvania Perelman School of Medicine di Philadelphia mengatakan bahwa penggunaan vape bukan berarti bebas risiko kesehatan hanya karena diklaim tidak mengandung nikotin. “Cairan rokok elektrik bukanlah uap air biasa walaupun tidak mengandung nikotin, dan bukan berarti lebih aman,” ujarnya.

Tadinya dalam penelitian sebelumnya vape tanpa nikotin dinilai dapat meningkatkan tanda-tanda peradangan dan kerusakan jaringan yang dikenal sebagai stres oksidatif.

Dalam studi baru, peneliti menggunakan magnetic resonance imaging (MRI) untuk mengukur fungsi pembuluh darah pada 31 orang dewasa yang sehat yang tidak pernah merokok sebelumnya. Mereka kemudian mengisap rokok elektrik yang mengandung propylene glycol, gliserol, tetapi tidak ada nikotin selama tiga detik.

Setelah vaping, peserta penelitian menunjukkan beberapa perubahan reaktivitas vaskular, yang ternyata sangat terganggu dan signifikan.  Perubahan ini bersifat sementara, tetapi jika diulangi dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan kesehatan pembuluh darah.

Irfan Rahman, seorang profesor di University of Rochester Medical Center yang meneliti efek rokok elektrik pada kesehatan juga meninjau penelitian ini. "Studi ini menarik dan menambah wawasan tentang konsekuensi jangka panjang dari asap rokok elektrik pada gangguan cardioneurovascular," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Industri Vape

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top