JII Usung Koleksi Warna Bunga

Menyambut 2020, brand fesyen JII meluncurkan koleksi pakaian penuh warna bunga yang bisa digunakan saat ke pantai hingga pesta musim panas. Koleksi terbaru JII ini bisa dipinjam melalui Rentique.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 30 Oktober 2019  |  14:27 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Menyambut 2020, brand fesyen JII meluncurkan koleksi pakaian penuh warna bunga yang bisa digunakan saat ke pantai hingga pesta musim panas. Koleksi terbaru JII ini bisa dipinjam melalui Rentique.

Pendiri JII Gloria Agatha mengungkapkan, konsep yang diusung adalah feminim, penuh semangat dan youthful. Kali ini, JII juga mengusung konsep Didi si Burung Unta Yang Nakal.

"Koleksi JII mengajak pengguna untuk berimajinasi dan melakukan liburan akhir pekan seperti mencapai vitamen-sea dan melakukan pesta musim panas," ungkapnya di Jakarta, Senin (28/10/2019).

Agatha menuturkan bahwa untuk melengkapi pertunjukan peragaan busana dan pesta musim panas maka lebih baik menggunakan sandal dengan tumit yang nyaman.

Pakaian yang didesain oleh Agatha memiliki potongan yang simpel, dengan menggunakan cetakan hidup untuk melahirkan nuansa elegan. Dia juga memberikan koleksi terbarunya untuk disewakan kepada masyarakat melalui Rentique.

Menurutnya, penyediaan sewa pakaian akan mengurangi limbah tekstil. Adapun limbah tekstil merupakan limbah terbesar kedua setelah limbah minyak dan gas. Pengurangan limbah bakal menciptkan stabilitas lingkungan dan sustainable fashion.

CEO Rentique, Dea Amira mengungkapkan jumlah koleksi yang dimiliki ada sekitar 500 potong, dimana setiap konsumen bisa menyewa 8 potong pakaian dan aksesoris. Dia mengklaim bahwa antusias perempuan untuk sewa pakaian cukup tinggi.

Hingga saat ini, Rentique telah memiliki 10.000 akun yang aktif melakukan sewa pakaian melalui aplikasi. Dia mengungkapkan perempuan sudah mulai percaya diri untuk bercerita kepada kawan-kawan yang dijumpai bahwa pakaian yang dikenakan saat pesta adalah sewa.

"Umumnya perempuan kalau beli baju, hanya dua atau tiga kali dipakai. Setelah itu, baju yang sudah dipakai beberapa kali dan diunggah ke media sosial hanya menjadi penghuni tetap lemari. Sewa baju menjadi solusi yang tepat," ungkap Dea.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
fesyen

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top