Ternyata Ada Orang-Orang yang Miliki Gen Tak Bisa Makan Sayuran Tertentu

Peneliti asal Amarika Serikat menemukan adanya beberapa orang yang memiliki gen tertentu dan memang tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan pahit seperti sayur brokoli dan tauge.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 13 November 2019  |  17:27 WIB
Ternyata Ada Orang-Orang yang Miliki Gen Tak Bisa Makan Sayuran Tertentu
Sayuran hijau - mogreenjuice.com

Bisnis.com, JAKARTA - Anda benci mengonsumsi sayuran tertentu? Bisa jadi hal ini terjadi karena gen Anda.

Peneliti asal Amarika Serikat menemukan adanya beberapa orang yang memiliki gen tertentu dan memang tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan pahit seperti sayur brokoli dan tauge.

Hal ini cukup menjelaskan mengapa beberapa orang kesulitan memasukkan sayuran tertentu ke dalam daftar diet makanan mereka. 

Gen ini juga bereaksi sama persis ketika mengonsumsi bir, kopi, dan cokelat hitam yang memang terasa pahit. Bagi mereka rasa pahit adalah racun. 

Dr Jennifer Smith dan rekan-rekannya dari Fakultas Kedokteran, Universitas Kentucky mengatakan orang dengan gen seperti ini biasanya akan sulit mengikuti anjuran diet mengonsumsi buah dan sayuran segar selama lima hari dalam satu minggu.  

Pada dasarnya semua orang mewarisi dua gen perasa yang disebut TAS2R38. Gen ini mengodekan protein dalam reseptor utama pada lidah yang memungkinkan kita bisa mengecap rasa pahit.

Orang yang mewarisi berbagai varian gen TAS2R38, yang disebut AVI, umumnya tidak sensitif terhadap rasa pahit dari bahan kimia tertentu. 

Berbeda dengan PAV, gen ini yang biasanya akan mampu merasakan semua jenis makanan kecuali jika makanan tersebut sangat pahit. Mereka disebut sebagai super perasa karena tak mampu mengontrol makanan dengan rasa pahit. 

Sebanyak 175 orang dengan kondisi PAV yang diteliti oleh ilmuwan di Amerika Serikat tersebut biasanya hanya akan mengonsumsi sayuran hijau dalam jumlah terbatas, untuk kesehatan jantung. 

Smith bahkan menyarankan kepada para dokter dalam pertemuan di American Heart Association untuk mulai memikirkan bagaimana rasa makanan sebelum menyarankan pasien mengikuti jenis diet tertentu. 

Peneliti juga berharap orang dengan gen tersebut dapat mengelabui indera pengecapnya dengan rasa pedas seperti menambahkan sambal atau cabe, agar orang-orang seperti ini tetap bisa mengonsumsi makanan yang sehat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sayuran

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top