Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Film Joker Bawa Pulang Penghargaan Utama Camerimage Festival 2019

Setelah memenangi penghargaan utama dalam Venice International Film Festival, film Joker (2019) dari Waner Bros dan DC Comics kembali mencatatkan penghargaan internasional lainnya.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 17 November 2019  |  12:21 WIB
Joker (2019) - Warner Bros
Joker (2019) - Warner Bros

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah memenangi penghargaan utama dalam Venice International Film Festival, film Joker (2019) dari Waner Bros dan DC Comics kembali mencatatkan penghargaan internasional lainnya.

Dilansir dari The Hollywood Reporter, Minggu (17/11/2019) Lawrence Sher, sinematografer film Joker membawa pulang Golden Frog, hadiah utama dalam EnergaCamerimage Festival 2019. Film ini juga memenangkan penghargaan pada ajang yang sama untuk kategori Audience Award.

Penghargaan utama lainnya adalah Silver Frog yang jatuh kepada Cesar Charlone untuk film Netflix berjudul The Two Pope (2019). Sementara, Bronze Frog diberikan kepada Vladimir Smutny untuk film asal Republik Ceko berjudul The Painted Bird (2019).

Sebagai informasi, EnergaCamerimage atau The International Film Festival of the Art of Cinematography Camerimage merupakan festival yang didedikasikan untuk perayaan sinematografi dan pengakuan atas sinematografer yang di adakan di Polandia.

Ajang ini merupakan festival yang bergengsi bagi kalangan sinematografer di seluruh dunia. Bahkan, tak jarang para pemenang pada festival ini merupakan nominator kuat dalam ajang Academy Award atau Oscar untuk kategori Best Chinematography.

Sebut saja film Ida (2013), Carol (2015), dan Lion (2016) yang pernah mendapatkan penghargaan pada Camerimage Festival. Ketiganya juga sempat dinominasikan pada Oscar, ajang industri perfilman paling bergengsi di dunia.

Adapun, beberapa judul film yang mengikuti kompetisi pada EnergaCamerimage Festival 2019 termasuk film The Irishman, Ford v Ferrari, Motherless Brooklyn, The Last Black Man in San Francisco, Amundsen, Bolden, dan lain-lain.

Juri utama dalam kompetisi ini adalah sutradara Michael Hoffman, sinematografer John de Borman, Peter James, Teresa Medina, Anastas Michos, Dante Spinotti, dan penulis skenario Jordan Roberts.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top