Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Sediakan Layanan Psikologi untuk Hadapi Covid-19

Pemerintah meluncurkan layanan kesehatan jiwa (SEJIWA) untuk memenuhi kebutuhan kesehatan jiwa masyarakat ditengah pandemi Covid-19.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 29 April 2020  |  20:54 WIB
Ilustrasi: depresi, gangguan jiwa, gangguan kejiwaan, gangguan mental. / Antara
Ilustrasi: depresi, gangguan jiwa, gangguan kejiwaan, gangguan mental. / Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kantor Staf Presiden (KSP) bersama tujuh  lembaga lainnya meluncurkan layanan psikologi nasional untuk kesehatan jiwa yang dinamai Sejiwa. Layanan itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan jiwa masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

“Layanan ini penting untuk ada di tengah munculnya sejumlah masalah psikologi akibat pandemi,” ujar Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko saat peluncuran layanan Sejiwa  di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Selain KSP tujuh kementerian dan lembaga yang ikut berkolaborasi dalam layanan ini adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KPPA), Kementerian Kesehatan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, PT Telkom, Infomedia dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi). Selain itu, peluncuran layanan dihadiri seorang penyintas Covid-19 case-01, Sita Tyasutami. 

Pada peluncuran tersebut, Moeldoko menegaskan pentingnya kesehatan jiwa untuk melewati masa pandemi. Menurutnya tidak semua orang sanggup menghadapi masa pandemi hingga memicu  masalah kesehatan jiwa.

“Depresi bisa muncul karena berhentinya aktivitas produktif yang berdampak pada hilangnya pemasukan dan pekerjaan,” ujarnya.

Bahkan ancaman tekanan psikologis dibuktikan dengan meningkatnya jumlah aduan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). 

Menurut data LBH APIK terdapat 59 kasus kekerasan, perkosaan, pelecehan seksual selama periode 16 -30 Maret 2020. Diantara kasus tersebut, 17 diantaranya adalah kasus KDRT. Fenomena peningkatan KDRT terjadi secara global di masa pandemi.

Pada kesempatan itu, Nursita Tyasutami, penyintas Covid-19 kasus pertama di Indonesia menceritakan, saat dinyatakan positif Covid-19 ada tekanan yang luar biasa. Tekanan itu mempengaruhi kekebalan tubuh yang makin menurun.

Sita mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintah untuk membuka layanan konseling psikologi ini.

“Pada awalnya saya mendapatkan bantuan dari seorang psikolog kolega yang membantu saya. Saya senang ada layanan psikologi dari pemerintah,” ujarnya.

Sebagai informasi, Layanan Sejiwa merupakan tindak lanjut arahan Presiden Jokowi agar layanan psikologi nasional ini bisa diwujudkan.

Layanan ini diberikan sebagai bentuk nyata bahwa negara hadir untuk menjaga warganya, salah satunya untuk menjaga kesehatan jiwa melalui layanan konseling dan edukasi kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Layanan ini bisa diakses masyarakat melalui sambungan telepon 119 ext 8. Layanan 119 selama ini juga dikhususkan untuk  memberikan pelayanan kesehatan seputar Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

psikologi kesehatan jiwa covid-19
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top