Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kenali Unsur Agresif Pemicu Sakit Maag

Unsur agresif adalah makanan atau hal-hal yang bisa memicu naiknya asam lambung. Misalnya saja kopi, cokelat, keju dan stres. Sedangkan khusus untuk makanan asam, dan pedas bukan hanya menaikkan asam lambung tapi bisa merusak dinding lambung dan membuat dinding lambung menipis. 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 24 September 2020  |  20:35 WIB
Lambung dan gangguan maag - stomachpicture.com
Lambung dan gangguan maag - stomachpicture.com

Bisnis.com, JAKARTA - Makanan pedas, asam adalah pantangan bagi mereka penderita sakit maag.

Tetapi tahukah Anda sebenarnya jenis makanan apalagi yang bisa memicu sakit lambung Anda kambuh?

Dekan FKUI Ari Fahrial Syam mengatakan dalam lambung kesimbangan antara unsur agresif dan defensif.

Unsur agresif adalah makanan atau hal-hal yang bisa memicu naiknya asam lambung. Misalnya saja kopi, cokelat, keju dan stres. Sedangkan khusus untuk makanan asam, dan pedas bukan hanya menaikkan asam lambung tapi bisa merusak dinding lambung dan membuat dinding lambung menipis. 

Konsumsi obat penghilang nyeri juga bisa menipiskan dinding lambung dan merusaknya. 

"Hal lainnya juga pasien yang karena penyakitnya misalnya tensi turun drop aliran darah tidak lancar sehingga terjadi penipisan dinding lambung," katanya.

Sedangkan unsur defensif atau melindungi, misalnya obat asam metamaft, atau beberapa pengobatan untuk sakit lambung.

Menurutnya, salah satu cara untuk menekan unsur agresif sekaligus mempertahankan unsur defensif yakni dengan menghindari makanan yang bisa memicu asam lambung naik dan menipiskan dinding lambung tadi.

"Unsur agresif ini memang bersifat individual, tergantung apa yang kita konsumsi. Jika kondisi lambungnya sudah akut, tentu akan lebih banyak unsur agresifnya," ujarnya.

Dia juga menjelaskan tidak ada cara untuk menebalkan dinding lambung secara alami, karena itu yang harus dilakukan adalah melakukan pencegahan.

"Memang ada obat yang bisa membantu menguatkan dinding lambung ini sejenis mucoprotector yang melapisi mukosa, tetapi biasanya diberikan pada orang yang punya faktor risiko, semisal dia diharuskan minum obat penghilang rasa nyeri maka diberi obat obat mucoprotector, untuk menjaga lmbung itu," paparnya.

Salah satu ciri penderita sakit lambung dindingnya sudah menipis yaitu sering merasa kembung dan begah.

Sementara itu, menurutnya  konsumsi cokelat dan keju bisa menyebabkan pelemahan klep antara lambung dan kerongkongan dan memperlambat pengosongan lambung. Untuk pelemahan klep ini, katanya, juga agak sulit pengobatannya karena tidak ada obat yang signifikan mengobati.

Sedangkan efek minum kopi bisa lemas dan gemetar, karena asam lambung tinggi bisa membuat tubuh lemas dan tidak napsu makan.

Terkait pengobatan, dia menjelaskan untuk menurunkan asam lambung, pasien umumnya diberikan resep jenis obat PPI seperti omeprazol, lansoprazol, dan lainnya. Obat ini harus rutin diminum selama 2 bulan sampai pengobatan selesai. "Jadi tidak bisa setengah-setengah. Karena jadi kurang efektif dan ketika setop di tengah jalan dilanjutkan saja," tegasnya.

Sedangkan untuk obat jenis antasida umumnya ditujukan untuk membuat perut agar lebih nyaman. Namun jenis obat yang satu ini tidak disarankan untuk dikonsumsi dalam jangka panjang karena bisa menimbulkan gagal ginjal. Jadi sebaiknya diminum saat terasa tidak nyaman saja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perut buncit asam lambung
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top