Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi, Omset Sarian Skincare Justru Tembus Rp3 Miliar Per Bulan

Widhitya Surya Pradana, ROOT CORPS Management Consultant, produsen Sarian Skincare menyatakan bahwa besaran omset tersebut sudah dihitung dengan omset para reseller dan distributor yang sudah menjadi mitra Sarian.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 31 Desember 2020  |  09:10 WIB
Ilustrasi - Howtodomyhair
Ilustrasi - Howtodomyhair

Bisnis.com, JAKARTA - Realisasi penjualan produk kesehatan untuk perawatan tubuh, khususnya wajah, Sarian Skincare mampu menyentuh angka rata-rata Rp3 miliar per bulan selama masa Pandemi Covid-19.

Widhitya Surya Pradana, ROOT CORPS Management Consultant, produsen Sarian Skincare menyatakan bahwa besaran omset tersebut sudah dihitung dengan omset para reseller dan distributor yang sudah menjadi mitra Sarian.

“Untuk penjualan, omsetnya sangat baik. Sekarang kita sekitar tiga miliar per bulan,” ujarnya, seperti dikutip Rabu (31/12).

Pihaknya menerangkan bahwa Sarian awalnya hadir dengan kemasan berwarna pink. Namun kini tampil lebih memikat dan mewah dengan empat varian warna berbeda.

Empat varian kemasan baru yang juga telah diluncurkan di Penang Bistro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (29/12) itu yakni antara lain glowing dengan warna merah hati, acne warna ungu, oily warna oranye, dan man warna hitam.

Menurutnya dari keempat varian itu, glowing dan acne menjadi dua unit penyumbang pendapatan terbanyak. Dua varian itu mendapat sambutan antusias dari konsumen lewat tangan reseller dan distributor yang kini sudah tersebar merata se-Indonesia.

Pihaknya optimistis dengan telah diluncurkannya kemasan baru, diharapkan dapat makin mendongkrak penjualan. Apalagi kemasan baru dijual lebih murah dibandingkan sebelumnya, dengan menggandeng berbagai platform media sosial dan e-commerce.

Jika paket Sarian Skincare kemasan lama dijual dengan harga Rp400 ribu, pada rebranding kemasan baru ini Sarian ditawarkan lebih murah, lengkap dengan serum.

Konsumen bisa mendapatkan facial wash, toner, day cream, dan night cream dalam satu paket pembelian.

“Untuk paket glowing, harganya Rp320 ribu. Dan paket acne, oily dan man sebesar Rp350 untuk lima item. Kita melengkapinya dengan serum," ujarnya.

Menurutnya, dengan tampil baru dan lebih murah, diharapkan menjadi lebih kompetitif, menjangkau milenial dan meraih pasar Indonesia dengan lebih menyeluruh, baik dari remaja, wanita muda, ibu hamil dan menyusui bahkan sampai ke wanita menopause.

Sarian berani membuka pasarnya lebih luas, dikarenakan meskipun berada di tengah keterpurukan masa pandemi, fokus wanita untuk tetap melakukan perawatan tubuh dan kulit wajah, menjadi lebih meningkat.

Selain itu, pihaknya menilai bahwa besarnya angka penjualan untuk brand yang masih terbilang baru ini, juga disebabkan karena kandungan herbalnya yang sangat alami dan aman.

"Keempat paket Sarian Skincare mengandung bahan botanical seperti arbutin sebagai pencerah, chamomile, ekstrak bunga lili yang dominan di paket glowing," jelas Pakar Kecantikan Kulit, Diah Artanti.

Diah melanjutkan untuk seri acne, terdapat kandungan bee venom dari racun lebah yang sangat baik membunuh bakteri jerawat, dan tea tree oil untuk mereduksi jerawat dan meringankan peradangan pada jerawat.

"Sarian juga sudah terdaftar di BPOM dan sudah memiliki sertifikat halal dari MUI. Karena tak mengandung bahan kimia berbahaya seperti merkuri, misalnya. Jadi aman untuk semua wanita, khususnya ibu hamil dan ibu menyusui,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kosmetik perawatan wajah
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top