Seorang ibu menyusui bayinya./Istimewa
Health

Hari Keselamatan Pasien Sedunia, Kemenkes: 62 Persen Kematian Ibu dan Bayi Terjadi di Rumah Sakit

Akbar Evandio
Selasa, 14 September 2021 - 13:08
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Abdul Kadir menyampaikan pada Hari Keselamatan Pasien Sedunia, Selasa (14/9/2021) angka kematian ibu (AKI) dalam kategori tinggi.

Dia menyebut, 76 persen kematian ibu masih terjadi di fase persalinan dan pascapersalinan di Indonesia. Adapun, proporsi kematian ibu saat tengah hamil mencapai 24 persen, saat persalinan 36 persen, dan pascapersalinan sebesar 40 persen.

“Penyebab kematian saat hamil disebabkan oleh infeksi (sepsis) sebesar 32 persen, hipertensi 24 persen, dan lainnya seperti pendarahan, abortus, komplikasi obstetrik sebesar 28 persen,” tuturnya saat diskusi virtual, Selasa (14/9/2021).

Dikatakan, fase persalinan kematian ibu disebabkan oleh pendarahan dengan persentase 65 persen, ruptur uterus di 14 persen, dan hipertensi yang mencapai 11 persen.

Kemudian, untuk pascapersalinan kematian ibu biasanya terjadi atas faktor infeksi (sepsis) 26 persen, pendarahan 15 persen, dan lainnya seperti abortus, komplikasi obstetrik yakni 29 persen.

“Ternyata kesulitan saat persalinan disebabkan karena kondisi saat kehamilan menderita anemia, hipertensi, atau kurang gizi, dan faktor risiko lainnya,” tuturnya.

Hingga saat ini, lebih dari 62 persen kematian ibu dan bayi terjadi di rumah sakit.

Menurutnya, hal tersebut terjadi karena terlambatnya pasien dirujuk ke rumah sakit atau saat penanganan pasien sudah berada di kondisi kritis, sehingga sulit untuk diselamatkan.

Penulis : Akbar Evandio
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro