Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berapa Banyak Air yang Sebenarnya Perlu Kita Minum?

Jumlah asupan air yang dibutuhkan manusia setiap harinya harus diperhatikan untuk kebutuhan menjaga kesehatan.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 04 Oktober 2021  |  17:39 WIB
Ilustrasi orang minum air - istimewa
Ilustrasi orang minum air - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Air merupakan kebutuhan primer yang kita butuhkan setiap harinya. Seringkali kita juga sering menemukan kampanye untuk terus terhidrasi. Namun sebenarnya, berapa banyak yang air yang harus kita butuhkan?

Sebenarnya gagasan untuk tetap terhidrasi membutuhkan perhitungan yang rumit dan penyesuaian, untuk menghindari konsekuensi kesehatan. Untuk itu, terdapat beberapa aspek yang perlu Anda ketahui dan pahami mengenai arti dari tetap terhidrasi, yang dilansir dari Indianexpress (01/10/21).

Tetap terhidrasi merupakan hal yang penting. Namun gagasan bahwa tindakan sederhana dengan minum lebih banyak air akan membuat orang menjadi lebih sehat adalah hal yang tidak benar, ucap peneliti fungsi ginjal di University of Alabama di Birmingham yakni d Kelly Anne Hyndman.

Tamara Hew-Butler, seorang ilmuwan olahraga dan olahraga di Wayne State University di Detroit mengatakan jika sebelumnya kita diajarkan untuk minum delapan gelas air setiap harinya, anggapan ini sebenarnya adalah mitos.

Terdapat beberapa faktor dalam pemenuhan jumlah air yang kita butuhkan setiap harinya. Hal ini seperti faktor unik yakni ukuran tubuh, suhu di luar ruangan, dan seberapa keras Anda bernapas dan berkeringat akan menentukan berapa banyak yang Anda butuhkan. Selain itu, seseorang dengan kondisi medis seperti gagal jantung atau batu ginjal mungkin memerlukan jumlah yang berbeda dari seseorang yang menggunakan obat diuretik

Bagi kebanyakan orang muda dan sehat, cara terbaik untuk tetap terhidrasi adalah dengan minum saat Anda haus. Anda juga jangan terlalu mengandalkan warna urin secara akurat untuk menunjukan status hidrasi Anda.

Sebenarnya, Anda dapat tetap terhidrasi dengan mengonsumsi soda manis, jus buah dan mendapatkan air dari apa yang Anda makan seperti buah-buahan, sayuran, sup dan saus. Namun jika melihat dari sudut pandang nutrisi murni, air adalah pilihan yang lebih baik daripada pilihan yang kurang sehat.

Selain itu Hew-Butler mengatakan tidak ada alasan ilmiah bagi kebanyakan orang sehat untuk minum minuman dengan elektrolit yang ditambahkan. Elektrolit sendiri memiliki peran dalam menyeimbangkan air dalam tubuh Anda yang berkontribusi untuk berfungsinya saraf, otot, otak, dan jantung.

Lalu, apakah dengan banyak minum air akan membantu Anda menjadi lebih sehat?

Jawabannya adalah tidak selalu. Orang dengan kondisi tertentu seperti batu ginjal atau penyakit ginjal polikistik dominan autosomal yang lebih langka, dapat mengambil manfaat dari upaya untuk minum lebih banyak air daripada yang diminta oleh rasa haus mereka. Namun di lain sisi, banyak orang sehat yang merasa tidak enak badan karena mereka terlalu banyak minum air.

Untuk menentukan apakah Anda cukup terhidrasi sendiri membutuhkan perhitungan yang rumit. Saran yang terbaik adalah minumlah saat Anda merasa haus.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dehidrasi air dingin
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top