Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trending di Twitter, Ini Alasan di Balik Karakter Upin Ipin Botak dan Yatim Piatu

Rumah produksi animasi Upin & Ipin memberikan penjelasan mengenai narasi viral yang menyebutkan karakter Upin dan Ipin diambil dari kisah nyata.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 18 Januari 2022  |  13:43 WIB
Animasi Upin & Ipin yang dibuat oleh Les' Copaque - lescopaque.
Animasi Upin & Ipin yang dibuat oleh Les' Copaque - lescopaque.

Bisnis.com, SOLO - Animasi Upin & Ipin menjadi trending topik di Twitter pada Senin (17/1/2022).

Seorang pengguna media sosial TikTok bernama akun @bang_alonk3110, mengunggah video dua buah makam anak kecil bernama Upin dan Ipin.

Keterangan video tersebut menyebutkan bahwa karakter Upin dan Ipin dibuat tak pernah dewasa karena didasarkan dari khayalan Opah.

"Pantesan gak pernah gede, ternyata cerita berdasarkan khayalan Opah 10 tahun yang lalu," tulis akun tersebut.

Tangkapan layar video TikTok tersebut akhirnya menjadi viral di Twitter.

Warganet pun turut memberikan komentar yang mengandung teori konspirasi seputar Upin & Ipin.

Tak hanya itu, warganet juga menyoroti kisah kedua anak yang digambarkan sebagai anak yatim piatu karena kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan.

Menanggapi komentar warganet yang menyoroti kisah Upin dan Ipin, pembuat animasi Malaysia Les' Copaque angkat bicara.

Kisah Upin & Ipin

Melalui akun Twitter resminya, Les' Copaque menjelaskan bahwa cerita dalam animasi Upin & Ipin adalah fiksi.

Pihaknya tak pernah mengambil cerita yang terinspirasi dari kisah nyata siapapun.

"Semua cerita Upin & Ipin adalah rekaan semata-mata dan ditulis sepenuhnya oleh Les' Copaque Production. Ianya tidak diambil atau diinpirasi dari kisah sesiapa yang masih hidup mahupun yang telah tiada," tulis Les' Copaque pada Senin (17/1/2022).

Les' Copaque menerangkan bahwa animasi Upin & Ipin dimulai dari ide Hajah Ainon, yang juga dikenal sebagai pengisi suara Opah.

Kemudian cerita yang ada di Kampung Durian Runtuh diambil dari sedikit pengalaman milik Haji Burhanuddin, selaku Pengarah Urusan Les' Copaque Production dan pengisi suara Tok Dalang.

Alasan Upin dan Ipin yatim piatu

Menanggapi narasi yang beredar di medsos, Les' Copaque menerangkan bahwa tak adanya karakter orang tua untuk Upin dan Ipin karena faktor keterbatasan kerja.

"Ketika Upin & Ipin Musim 1 disiarkan di TV9, ianya merupakan projek sampingan saja. Oleh kerana kesuntukan masa dan kekurangan tenaga kerja, tiada watak baru dihasilkan dan LCP memilih untuk menjadikan Upin dan Ipin anak yatim piatu,"

Penggambaran karakter Upin dan Ipin botak

Kemudian untuk penggambaran karakter Upin dan Ipin dibuat botak, alasan yang sama juga disampaikan oleh Les' Copaque.

Pihaknya menerangkan bahwa karakter Upin dan Ipin dibuat botak untuk memperpendek pembuatan animasi.

"Begitu juga ketika Upin & Ipin Musim 1 dihasilkan, pihak LCP terpaksa memendekkan kos dan mempercepatkan proses pembuatan. Nak buat rambut (hair simulation) ketika itu terlalu memakan masa,"

Les' Copaque kemudian menuliskan bahwa netizen yang masih penasaran dengan asal-usul animasi Upin & Ipin, bisa membeli buku milik Haji Burhanuddin.

"Kalau nak tahu kisah dan sejarah tentang penubuhan Les' Copaque Production boleh dapatkan buku yang ditulis sendiri oleh Tn Haji Burhanuddin yang akan berada di pasaran pada bulan Mac nanti,"

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

animasi Upin & Ipin
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top