Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengapa Perayaan Tahun Baru Imlek Identik dengan Warna Merah?

Perayaan tahun baru Imlek biasanya didominasi dengan warna merah. Mengapa? Berikut penjelasannya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Februari 2022  |  12:10 WIB
Ilustrasi - Pexels.com
Ilustrasi - Pexels.com

Bisnis.com, SOLO - Tepat pada Selasa (1/2/2022) ini, Tahun Baru China atau Hari Raya Imlek tiba. Masyarakat keturunan Tionghoa pun tengah bersuka-cita menyambutnya dengan berkumpul bersama keluarga.

Tak ketinggalan, dekorasi perayaan Imlek dengan warna merah pun turut menghiasi berbagai sudut rumah, bahkan suatu kota. Namun, mengapa sih, penggunaan warna merah di sini begitu mendominasi?

Dalam budaya Tiongkok, suatu warna pada dasarnya memainkan peran penting lantaran merupakan bagian dari budaya yang sudah terbentuk selama ribuan tahun. Begitu pula dengan warna merah dalam perayaan Tahun Baru Imlek ini.

Sebagaimana dijelaskan dalam prestigeonline, masyarakat China menganggap merah sebagai warna yang mendatangkan keberuntungan. Tak hanya itu, warna yang berasal dari Han, kelompok etnis dominan di Tiongkok ini juga melambangkan vitalitas, perayaan, dan kemakmuran.

Nah, oleh karena itu, selama Tahun Baru Imlek, orang-orang akan memakai pakaian merah dengan tujuan meningkatkan keberuntungan dan mengusir roh jahat.

Selain itu, warna merah ini juga ditemukan pada atribut dan aksesoris lainnya, seperti lentera, spanduk, potongan kertas, dan amplop merah atau yang terkenal dengan nama angpao.

Meski begitu, ada pula warna lain yang seringkali ditemukan dalam perayaan Tahun Baru Imlek, seperti kuning dan hijau.

Diketahui, warna-warna itu berasal dari Teori Lima Elemen Cina, di mana merah mewakili api, kuning menunjukkan tanah, hijau atau biru menandakan kayu, putih melambangkan logam, dan hitam menunjukkan air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tahun baru imlek

Sumber : Tempo

Editor : Aliftya Amarilisya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top