Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perhatian ! Ini Efek Samping Vitamin dan Dosis Ideal Konsumsi

Banyak orang yang mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan kesehatan mereka, namun ternyata vitamin dapat menyebabkan efek samping. Hal ini dijabarkan oleh Jo Cunningham BSc (Hons) RD, FCCA, Direktur Klinis Klinik Kesehatan Usus, yang didirikan oleh Megan Rossi.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 22 Februari 2022  |  11:15 WIB
Vitamin
Vitamin

Bisnis.com, JAKARTA — Sebuah peringatan menyebutkan jika konsumsi vitamin dan suplemen dapat benar-benar menyebabkan efek samping seperti penambahan berat badan.

Banyak orang yang mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan kesehatan mereka, namun ternyata vitamin dapat menyebabkan efek samping.

Hal ini dijabarkan oleh Jo Cunningham BSc (Hons) RD, FCCA, Direktur Klinis Klinik Kesehatan Usus, yang didirikan oleh Megan Rossi.

Dia mengatakan bahwa vitamin dan suplemen dapat menyebabkan masalah, termasuk penambahan berat badan, sakit kepala, mual, sembelit, atau efek samping lainnya.

Tapi dia menegaskan tidak semua vitamin dan suplemen berimbas buruk pada kesehatan. Vitamin sebagai suplemen kesehatan dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan zat gizi, memelihara, meningkatkan dan/atau memperbaiki fungsi kesehatan, dan tidak ditujukan untuk mengobati semua penyakit.

Jika Anda mengonsumsi mikronutrien, selalu periksa dosis harian yang direkomendasikan (RDA) dan jangan melebihi ini. Dosis tinggi mineral dan vitamin yang larut dalam lemak dapat menumpuk di sistem sehingga mengakibatkan toksisitas.

Seringkali dosis bersifat farmasi, bukan nutrisi, yang berarti dosis yang Anda konsumsi jauh lebih tinggi daripada yang bisa Anda peroleh secara alami dari makanan. Suplemen direkomendasikan dengan niat baik, tetapi terlalu sering dan tanpa regulasi itu bisa sangat berisiko.

Kelebihan vitamin terutama vitamin B dapat memicu obesitas melalui berbagai cara, termasuk meningkatkan sintesis lemak, menyebabkan resistensi insulin, mengganggu metabolisme neurotransmitter dan mendorong perubahan epigenetik.

Terlalu banyak vitamin D dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Dosis lebih dari 100 nanogram per mililiter dapat menyebabkan nyeri otot, sakit perut, batu ginjal, dan gangguan mood. Kemudian terlalu banyak kalsium dapat mengendap di arteri, bukan tulang.

Maka dari itu, perlu untuk mengetahui adanya batasan dosis maksimum vitamin yang masuk dalam kategori suplemen kesehatan agar tidak berlebihan. Batasan dosis maksimum merupakan hal yang membedakan vitamin masuk dalam suplemen kesehatan atau obat.

Suplemen Kesehatan dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan zat gizi, memelihara, meningkatkan dan/atau memperbaiki fungsi kesehatan, dan tidak ditujukan untuk mengobati suatu penyakit. Jika lebih dari batasan dosis maksimum yang ditetapkan, maka vitamin masuk dalam kategori obat.

Perlu diingat bahwa suplemen kesehatan tidak hanya mengandung vitamin, tetapi bisa juga mengandung mineral, asam amino, atau bahan lain bukan tumbuhan, yang dapat dikombinasi dengan tumbuhan.

Berikut batasan dan dosis tepat konsumsi Vitamin harian untuk tubuh Anda seperti dikutip dari akun instagram BPOM

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vitamin c vitamin multivitamin vitamin d
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top