Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pengobatan Batuk dari Bahan Herbal untuk Terapi Simtomatik

OB Herbal sebagai produk natural, mempertimbangkan penggunaan alam berkhasiat dari tanaman asli Indonesia.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 25 Februari 2022  |  20:17 WIB
Pengobatan Batuk dari Bahan Herbal untuk Terapi Simtomatik
Batuk - fastpaceurgantcare.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Kasus Covid-19 varian Omicron masih tinggi dan secara statistik menghasilkan kasus gejala ringan, dimana salah satu gejalanya adalah batuk.

Gejala yang umumnya terjadi adalah nyeri otot, demam, nyeri kepala, terhambat saluran pernafasan atas, dan hidung tersumbat atau pilek. Namun bisa dikatakan gejala yang sangat sering terjadi adalah batuk dan nyeri tenggorokan.

Batuk sendiri memiliki banyak penyebabnya, salah satunya virus Covid-19 varian Omicron. Omicron dianggap ringan, namun tidak memungkiri tetap ada yang terkena long Covid dimana batuknya bertahan hingga 12 bulan.

Mengatasi hal tersebut, perlu adanya pengobatan dengan cara terapi simtomatik seperti yang dikatakan Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr. dr. (Cand) Inggrid Tania, M.Si.

“Terapi simtomatik artinya terapi terhadap gejala. Batuk itu kan bukan penyakit tapi gejala dari suatu gangguan kesehatan yang bisa saja merupakan penyakit. Terapi dan obat herbal ini tentu tidak ada efek ketergantungan jadi dengan arti demikian cukup aman dalam pemakaian jangka panjang,” jelas Inggrid pada Jumat (25/02/2022).

Inggrid melanjutkan, begitu banyak manfaat dari pemakaian obat herbal dibandingkan obat modern. Salah satunya adalah minimal efek samping dan multikhasiat.

“Obat batuk herbal karena berasal dari alam maka minimal efek samping, keunggulan lainnya adalah bahannya tidak menimbulkan rasa kantuk dan memiliki multikhasiat untuk berbagai jenis batuknya. Sedangkan obat batuk non herbal, setiap jenis bahan hanya punya 1 khasiat dan perlu lebih waspada terhadap efek samping,” tuturnya.

Senada dengan Inggrid, Chief Business Development and R&D Deltomed Laboratories, apt. Drs. Victor S. Ringoringo, S.E., M.Sc juga merekomedasikan penggunaan obat herbal.

“Kita bisa mengkombinasikan jahe kencur, jeruk nipis, ditambah madu agar bisa meredakan gejala-gejala batuk. Namun jika merasa repot, OB Herbal bisa digunakan sebagai pilihan alternatif karena kualitasnya baik dan aman,” ungkap Victor.

OB Herbal sebagai produk natural, mempertimbangkan penggunaan alam berkhasiat dari tanaman asli Indonesia.

“100% yang digunakan adalah lokal tanaman asli Indonesia, tidak emmliki kandungan import sehingga harga lebih mudah terjangkau dan mudah didapatkan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat batuk Batuk
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top