Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KKN Di Desa Penari Extended Version akan Dirilis, Tambah Durasi 40 Menit

Manoj Punjabi ungkap KKN Di Desa Penari Extended Version akan hadir dengan tambahan durasi 40-50 menit.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 28 Juni 2022  |  12:29 WIB
KKN Di Desa Penari Extended Version akan Dirilis, Tambah Durasi 40 Menit
Poster film KKN di Desa Penari - MD Pictures

Bisnis.com, SOLO - Film KKN Di Desa Penari akan merilis versi extended dalam waktu dekat ini.

Manoj Punjabi dalam siaran pers mengatakan Extended Version ini bukan hanya menambahkan durasi waktu 10 menit. Melainkan bertambah hingga 40 menit.

"Sudah lagi diproses KKN Extended Version. Kita ada materi kurang lebih 40 menit lebih, tapi gatau bisa 2 jam 40 menit, 2 jam 50 menit," ucap Manoj Punjabi.

Ia pun menuturkan bahwa syuting film horor ini memakan hingga 180 halaman naskah yang setara dengan 2 film.

"Biasanya ada juga yang bikin part 1 part 2. Mau part 1 part 2, penontonnya biar pun 13 juta mungkin, untung kita enggak bikin itu,” ungkapnya.

Menurutnya, MD Pictures tak berniat membuat sekuel KKN Di Desa Penari karena ingin menampilkan cerita yang utuh.

Hingga penayangan terakhirnya, KKN Di Desa Penari mendapat gelar film horor paling laris di Indonesia. Film ini sukses mendapat 8,1 juta penonton dan meraup keuntungan yang sangat besar.

Film yang diangkat dari thread Twitter milik Simple Man ini pun sempat viral pada 2019. Karena penasaran dengan jalan ceritanya, banyak orang ingin menghabiskan waktunya menonton film ini.

KKN Di Desa Penari pun disebut diangkat dari kisah nyata para mahasiswa yang mengalami kejadian mistis saat sedang menjalani program dari kampus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film film indonesia horor md pictures KKN Di Desa Penari
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top