Ketumbar/imgkid.com
Health

Kenali 8 Manfaat Ketumbar dan Bahaya Konsumsi Secara Berlebihan

Arlina Laras
Senin, 11 Juli 2022 - 19:04
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ketumbar menjadi salah satu jenis bumbu dapur yang banyak digunakan karena punya kandungan senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan.

Melansir dari Organic Facts, tanaman ketumbar (Coriandrum sativum) adalah ramuan aromatik dalam keluarga tanaman Apiaceae.

Daun, batang, dan bijinya yang memiliki aroma menyengat berasal dari antioksidan dan minyak atsirinya, yang meliputi asam linoleat, asam oleat, Linalool, alpha-pinene, dan terpene,

Ketumbar dikenal manjur dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan. Diantaranya adalah menurunkan berat badan, menurunkan kadar kolesterol, mengatasi masalah tiroid, mengatasi gangguan menstruasi, mengontrol diabetes, meningkatkan kesehatan mata, hingga mengatasi gangguan dan peradangan kulit.

Ketumbar mengandung beragam nutrisi, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, kalsium, magnesium, kalium, dan fosfor.

Dikutip dari Healthline pada Senin (11/7/2022), berikut ini adalah 8 manfaat ketumbar yang dapat Anda peroleh:

1. Mengatur gula darah

Gula darah tinggi merupakan faktor risiko diabetes tipe 2. Manfaat biji ketumbar baik dalam bentuk ekstrak dan minyak semuanya dapat membantu menurunkan gula darah.

Faktanya, orang yang memiliki gula darah rendah atau sedang mengonsumsi obat diabetes berhati-hati dengan ketumbar karena sangat efektif dalam menurunkan gula darah.

Manfaat biji ketumbar itu mirip dengan efek obat gula darah (glibenclamide), di mana dapat mengurangi gula darah dengan meningkatkan aktivitas enzim yang membantu menghilangkan gula dari darah sebesar 4 mmol/L dalam 6 jam.

2. Kaya akan antioksidan penambah kekebalan tubuh

Ketumbar juga berkhasiat sebagai antioksidan yang dapat mencegah bahaya radikal bebas. Beberapa senyawa aktif yang memiliki sifat antioksidan dalam ketumbar meliputi terpinen, quercetin, dan tokoferol. Tak hanya sebagai antioksidan, semua senyawa tersebut juga memiliki efek antikanker.

Beberapa studi dalam tabung reasksi juga menyatakan bahwa antioksidan dan antikanker dalam ketumbar mampu menghambat pertumbuhan sel kanker paru-paru, prostat, payudara, dan usus besar.

3. Meningkatkan kesehatan jantung

Beberapa penelitian pada hewan dan tabung percobaan menunjukkan bahwa manfaat biji ketumbar dapat menurunkan faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol.

Ekstrak ketumbar dapat bertindak sebagai diuretik, yaitu membantu tubuh manusia membuang kelebihan natrium dan air. Hal tersebut dapat menurunkan tekanan darah.

Selain itu, banyak orang menemukan bahwa makan rempah-rempah pedas seperti ketumbar membantu mereka mengurangi asupan natrium, yang dapat meningkatkan kesehatan jantung.

4. Menjaga kesehatan otak

Manfaat biji ketumbar selanjutnya adalah dapat menjaga kesehatan otak karena memiliki sifat anti-inflamasi.

Banyak penyakit otak, seperti Parkinson, Alzheimer, dan multiple sclerosis, berhubungan dengan peradangan (inflamasi).

Suatu penelitian pada tikus menemukan bahwa ekstrak ketumbar melindungi mereka terhadap kerusakan sel saraf setelah kejang akibat obat. Hal itu kemungkinan karena sifat antioksidannya.

Sebuah studi terhadap hewan tikus mencatat bahwa daun ketumbar meningkatkan memori untuk penderita penyakit Alzheimer.

Ketumbar juga dapat membantu mengelola kecemasan. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak ketumbar hampir sama efektifnya dengan Diazepam.

Diazepam adalah obat kecemasan umum, dalam mengurangi gejala penyakit otak. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut terhadap manusia.

5. Dapat mengatasi gangguan pencernaan dan kesehatan usus

Salah satu manfaat ketumbar yang paling terkenal adalah mengatasi gangguan pencernaan, seperti sakit perut, diare, mual, perut kembung, dan sembelit. Selain itu, tanaman herbal satu ini juga dipercaya mampu mengurangi nyeri akibat sindrom iritasi usus besar.

Manfaat tersebut bisa Anda dapatkan dari minyak hasil ekstraksi biji ketumbar. Beberapa penelitan pun mengungkapkan bahwa minyak biji ketumbar memiliki sifat antiradang dan antibakteri, sehingga diduga bisa mengurangi peradangan dan infeksi bakteri di saluran cerna.

6. Dapat melawan infeksi

Ketumbar juga dikenal punya manfaat melawan infeksi dan penyakit bawaan makanan, karena rempah ini mengandung senyawa antimikroba.

Selain itu, senyawa dalam ketumbar yaitu Dodesenal, dinilai dapat melawan bakteri, salah satunya Salmonella yang dapat menyebabkan keracunan makanan yang mengancam jiwa.

Mengonsumsi daun ketumbar juga meningkatkan kadar sekresi mukosa lambung yang melindungi dinding lambung dari asam kuat.

7. Mampu merawat kulit

Manfaat lainnya yang didapatkan dari ketumbar, adalah kemampuannya dalam meredakan ruam ringan seperti dermatitis.

Dalam satu penelitian, ekstrak ketumbar gagal mengobati ruam bayi dengan sendirinya. Namun, ekstrak ketumbar dapat digunakan bersama dengan senyawa penenang lainnya sebagai pengobatan alternatif.

Studi lain mencatat bahwa antioksidan dalam ekstrak ketumbar dapat membantu mencegah kerusakan sel yang dapat menyebabkan penuaan kulit yang dipercepat, serta kerusakan kulit akibat radiasi ultraviolet.

Selain itu, banyak orang menggunakan jus daun ketumbar untuk kondisi kulit, seperti berjerawat, pigmentasi, sifat berminyak, atau kekeringan. Meskipun demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut.

8. Bisa untuk diet

Semua bagian tanaman Coriandrum sativum dapat dimakan dan diolah untuk makanan diet. Bagian daun memiliki aroma khas seperti jeruk, sedangkan bijinya bisa ditambahkan pada sayuran, acar, dan salad. Biji ketumbar bisa digiling dan dimasak untuk bumbu rempah-rempah. Sementara bagian daun bisa menjadi hiasan makanan dan sayuran.

Bahaya Ketumbar yang Perlu Diwaspadai

Selain punya banyak manfaat bagi kesehatan, nyatanya ketumbar juga memiliki beberapa efek samping yang perlu diperhatikan.

Mengutip dari Organic Facts, Ketumbar ternyata bisa memicu reaksi alergi pada beberapa orang. Adapun, herbal ini tidak boleh diberikan secara berlebihan kepada ibu hamil dan menyusui, anak-anak dan pengidap alergi hingga masalah hati.

Pasalnya, ketumbar diketahui dapat menyebabkan masalah fungsi hati, penurunan tekanan darah yang tidak sehat, kerusakan pada ibu dan janin serta kelenjar pada sistem reproduksi.

Beberapa pasien pun mengeluh bahwa asupan ketumbar yang berlebihan membuat mereka lebih sensitif terhadap sinar matahari dan lebih rentan terhadap sengatan matahari dan beberapa orang bisa bereaksi alergi seperti ruam, kesulitan bernapas, gatal, bengkak di wajah atau tenggorokan, pusing, dll

Sebelum menggunakan, pastikan manfaat ketumbar lebih besar dibandingkan risikonya. Sebaiknya diskusikan mengenai ketumbar ini dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Penulis : Arlina Laras
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro