Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Viral! Kreator TikTok Makan MSG Terserang Tumor Jinak, Apakah Benar? 

Penggunaan MSG masih diperdebatkan, sebab takaran perasa makanan tersebut belum dicantumkan dengan detail pada label makanan. 
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 13 September 2022  |  09:46 WIB
Viral! Kreator TikTok Makan MSG Terserang Tumor Jinak, Apakah Benar? 
Efek mengonsumsi MSG
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Baru-baru ini seorang wanita membuat video tentang dirinya yang masuk rumah sakit akibat berlebihan mengonsumsi makanan yang mengandung MSG viral di Tiktok.

Hal tersebut diunggah oleh akun Tiktok bernama @nanndduuyy, dalam video tersebut nanndduuyy terlihat sering kali mengonsumsi jajanan seblak, mie ayam, gorengan dengan bubuk micin dan bakso.

Kemudian, di akhir video terlihat pemilik akun tersebut terbaring lemas di kasur rumah sakit dengan infus ditangannya, serta memperlihatkan hasil pengangkatan tumor jinak atau Fibroadenoma Mammae (FAM).

Nanduy juga mengklarifikasi tentang diperbolehkannya mengonsumsi makanan yang membuatnya dioperasi tersebut jika tidak berlebihan, hal itu lantaran videonya dikhawatirkan merugikan pedagang makanan tersebut. 

Lantas, apakah benar tumor jinak bisa disebabkan oleh MSG yang berlebihan? 

Dilansir mayoclinic.com pada Selasa (12/9/2022), Monosodium glutamat (MSG) adalah penambah rasa yang sering ditambahkan ke makanan restoran, sayuran kaleng, sup, daging, dan makanan lainnya.

Food and Drug Administration (FDA) AS telah mengklasifikasikan MSG sebagai bahan makanan yang secara umum diakui aman. Namun, penggunaannya masih diperdebatkan, sehingga membuatnya harus dicantumkan pada label makanan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

MSG tumor kanker makanan
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top