Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BGTC 2022: Marak Tren FOMO dan YOLO, Begini Tips Kelola Uang dengan Bijak

Simak tips untuk milenial agar bisa mengelola keuangan dengan baik dan mempersiapkan masa depan.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 16 September 2022  |  22:56 WIB
BGTC 2022: Marak Tren FOMO dan YOLO, Begini Tips Kelola Uang dengan Bijak
Yusuf Aria Putera, Merchant Business CVM Lead Bank Jago di acara Bisnis Indonesia Goes to Campus (BGTC) 2022 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -Generasi milenial diprediksi menghadapi risiko finansial lebih besar di masa mendatang akibat gaya pengelolaan keuangan yang kurang sehat.

Namun, sayangnya masih banyak milenial belum disiplin dalam menjalankan rencana keuangan yang ditetapkan. Hal tersebut terjadi karena generasi milenial menerapkan tren You Only Live Once (YOLO) dan Fear of Missing Out (FOMO).

Tren YOLO dan FOMO mengakibatkan banyak milenial tidak mempersiapkan dana darurat, investasi, asuransi atau pembelian aset seperti rumah.

Kedua prinsip ini membuat milenial fokus kepada tren yang terjadi dan tidak mau ketinggalan dari sukacita yang sedang berlangsung, bahkan kerap menganggap ini adalah sebagai suatu self-reward.

Melihat fenomena diatas, Yusuf Aria Putera, Merchant Business CVM Lead Bank Jago menyampaikan beberapa tips bagaimana milenial dapat mengelola keuangannya dengan lebih baik. Berikut tipsnya.

1. Lakukan budgeting

Menurut Yusuf, mencatat pengeluaran penting supaya Anda tahu persis berapa pengeluaran dalam sebulan, uang digunakan untuk apa saja dan mengidentifikasi area di mana Anda dapat mengurangi pengeluaran. Punya catatan pengeluaran juga membantu dalam menganalisis kebiasaan menggunakan uang, terutama jika Anda mudah tergoda dalam membeli sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

“Catat secara disiplin. Karena dengan mencatat kita punya gambaran lebih terang, oh uang kita lari kemana ya. Kadang kita tuh nggak sadar, duit kok abis-abis aja, dan di sana baru kalau ada bocor halus. Bocor halus apasih? Itu tuh semacam pengeluaran yang bukan punya nominal besar banget, tapi kalau dikumpulkan dananya lumayan sekali,” jelasnya pada Jumat (16/9/2022) di acara Bisnis Indonesia Goes to Campus (BGTC) 2022 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

2. Alokasikan dana ke pos-pos tertentu

Setelah mencatat, maka terlihat bahwa ada sejumlah kebutuhan yang harus dipenuhi. Pos-pos keuangan dasar tersebut dapat dijadikan acuan untuk budgeting bulan selanjutnya dengan lebih cepat dan praktis. Dari sini, Anda juga akan mengetahi apa saja pengeluaran konsumtif yang Anda miliki yang harus dikurangi, sebisa mungkin tanamkan dalam pikiran untuk selalu membeli barang yang Anda butuhkan, bukan Anda inginkan, dan dalam harga yang terjangkau.

3. Disiplin, Konsisten, Sabar

Saat Anda melangkah maju, tentu akan ada halangan yang harus dihadapi. Ketika halangan ini datang, tentu Anda jangan pernah membiarkan diri Anda malah menjadi mundur. Terima bahwa hal tersebut memang harus terjadi dan terus dihadapi. Hasil akhir dari penghematan yang dilakukan tidak bisa dilihat hanya dalam waktu beberapa bulan saja.
Bersabarlah dan nikmati proses yang dilakukan untuk mencapai tujuan keuangan yang Anda inginkan.

4. Gunakan aplikasi keuangan

Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dari kebiasaan mengatur keuangan. Anda akan belajar bagaimana berhemat, berlatih untuk lebih tertib dan teratur dalam membelanjakan uang, memiliki perencanaan masa depan yang lebih baik, hingga memiliki perlindungan dari kejadian yang tak terduga.

Bagi generasi milenial yang dianggap kurang memiliki strategi pengelolaan keuangan yang baik, maka kehadiran aplikasi seperti Jago sangat menguntungkan, di mana aplikasi ini yang menyediakan berbagai fitur Kantong Jago untuk memudahkan dalam budgeting.

Keuntungan lainnya, dengan digital finance saat ini, kita tidak perlu ke cabang, tidak perlu isi form, semua sudah terhubung ke aplikasi, itu sangat memudahkan nasabah dalam menabung,” ungkap Yusuf di tengah-tengah sesi obrolannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bisnis indonesia goes to campus (BGTC) tips keuangan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top