Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pentingnya Mammogram untuk Deteksi Kanker Payudara dan Kapan Waktunya

Tes mammogram diperlukan untuk mengetahui dan mendeteksi kanker payudara pada perempuan.
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 11 Oktober 2022  |  13:01 WIB
Pentingnya Mammogram untuk Deteksi Kanker Payudara dan Kapan Waktunya
Kanker payudara. - hindustantimes.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kanker payudara kerapkali menghantui wanita di atas umur 40 tahun, tepatnya pada usia 50 hingga 70 tahun.

Ada beberapa cara untuk memeriksakan kanker payudara, seperti dengan meraba di bagian payudara yang di curigai ada benjolan dan pemeriksaan oleh dokter secara teratur. 

Selain itu ada cara lain dengan menggunakan teknologi yang lebih maju, bernama mammografi. 

Mengutip laman RSPAU Hardjolukito mammografi adalah suatu cara untuk memeriksakan dan menilai jaringan payudara seseorang, melalui sinar-X. 

Proses pemeriksaan payudara menggunakan sinar-X dosis rendah (umumnya berkisar 0,7mSv). Mammografi digunakan untuk melihat ataupun mendiagnosis beberapa tipe tumor, kista dan kanker payudara.

Mammografi sudah disarankan di beberapa negara sekitar 1 hingga 5 tahun sekali. Ini diperuntukkan bagi wanita lansia. Ditujukan untuk mendiagnosa kanker payudara sedini mungkin.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk melakukan mammografi?

Waktu yang tepat untuk melakukan tes mammografi adalah satu hingga dua minggu setelah melewati masa menstruasi. Hal ini dikarenakan pada saat itu, kondisi payudara sedang melunak.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of National Cancer Institute, Amerika Serikat, disebutkan bahwa ada hubungan antara fase menstruasi dan kepadatan payudara seperti yang terdeteksi pada mammografi. 

Para peneliti menemukan bahwa saat siklus menstruasi berlangsung, jaringan payudara menjadi kurang berlemak (transparan) dan lebih berserat dan padat (buram), kemungkinan besar karena fluktuasi hormon reproduksi. 

Kepadatan ini, membuat mammogram lebih sulit untuk mendeteksi apa yang ada pada jaringan payudara. 

Berbeda dengan dua minggu pertama siklus menstruasi mereka, ketika jaringan payudara kurang padat dan karena itu lebih mudah dicitrakan oleh X. -sinar. 

Selain itu, payudara kurang empuk selama fase siklus ini, yang dapat mengurangi ketidaknyamanan mamografi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanker kanker payudara medis Telemedis
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top