Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejarah 21 November, Hari Televisi Sedunia

Sejarah Hari Televisi Dunia, yang diperingati setiap tanggal 21 November.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 21 November 2022  |  06:01 WIB
Sejarah 21 November, Hari Televisi Sedunia
Ilustrasi - Thecable
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -Pada tahun 1996, majelis umum PBB mendeklarasikan 21 November sebagai Hari Televisi Dunia.

PBB mengakui televisi memiliki dampak yang meningkat pada pengambilan keputusan serta menjadi duta industri hiburan. Televisi adalah simbol komunikasi dan globalisasi yang mendidik, menginformasikan, menghibur dan mempengaruhi keputusan dan opini kita.

SEJARAH HARI TELEVISI DUNIA

Pada tahun 1927, seorang penemu berusia 21 tahun bernama Philo Taylor Farnsworth menemukan televisi elektronik pertama di dunia.

Dia tinggal di rumah tanpa listrik sampai dia berumur 14 tahun. Di sekolah menengah, dia mulai memikirkan sebuah sistem yang dapat menangkap gambar bergerak, mengubahnya menjadi kode, dan memindahkan gambar tersebut dengan gelombang radio ke perangkat yang berbeda.

Dia bertahun-tahun mengembangkan sistem televisi mekanis karena strukturnya menangkap gambar bergerak menggunakan seberkas elektron.

Farnsworth kemudian dengan terkenal mentransmisikan gambar tanda dolar menggunakan televisinya setelah seorang rekan penemu bertanya, "Kapan kita akan melihat beberapa dolar dari benda ini?" Tak satu pun dari mereka yang tahu bahwa televisi akan menjadi lambang hari internasional yang mempromosikan penyebaran informasi global.

Pada tanggal 21 dan 22 November 1996, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadakan Forum Televisi Dunia yang pertama.

Di sini, tokoh media terkemuka bertemu untuk membahas pentingnya tumbuh televisi di dunia yang berubah dengan cepat dan mempertimbangkan bagaimana mereka dapat meningkatkan kerjasama timbal balik mereka.

Para pemimpin PBB menyadari bahwa televisi dapat membawa perhatian pada konflik, meningkatkan kesadaran akan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan, dan mempertajam fokus pada masalah sosial dan ekonomi.

Televisi diakui sebagai alat utama dalam menginformasikan, menyalurkan, dan memengaruhi opini publik, memiliki kehadiran dan pengaruh yang tidak diragukan lagi dalam politik dunia.

Karena peristiwa ini, Majelis Umum PBB memutuskan untuk menamai Hari Televisi Dunia 21 November, bukan untuk merayakan objek itu sendiri, tetapi simbol komunikasi dan globalisasi di dunia kontemporer yang diwakilinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

televisi serial televisi acara televisi Sejarah Hari Ini sejarah
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top