Ilustrasi mata merah/
Health

Mata Merah Bisa Jadi Tanda Darah Tinggi, Simak Gejalanya

Mia Chitra Dinisari
Selasa, 24 Oktober 2023 - 17:34
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Hampir semua orang mengalami mata merah. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, tergantung dari orang ke orang dan kasus per kasus.

Beberapa penyebab umum termasuk kelelahan atau alergi. Namun, ini adalah salah satu penyebab tidak umum yang juga merupakan kondisi pembunuh diam-diam, yakni tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi juga dikenal sebagai hipertensi. Artinya jantung Anda bekerja lebih keras dari biasanya untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Hal ini dapat merusak pembuluh darah Anda seiring berjalannya waktu dan dapat menyebabkan keadaan darurat medis yang fatal seperti serangan jantung dan stroke.

Banyak orang mungkin tidak mengalami gejala apa pun terkait dengan tekanan darah tinggi, sehingga menjadikannya lebih mematikan.

Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di retina. Menurut American Heart Association (AHA), “Gejala penglihatan mungkin tidak muncul selama bertahun-tahun.

Namun pada akhirnya, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan retinopati hipertensi, kerusakan pembuluh darah yang menyebabkan penglihatan kabur atau kehilangan penglihatan.

Mata merah bisa menjadi tanda retinopati hipertensi karena dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di mata.

Pada kasus retinopati hipertensi akibat tekanan darah tinggi, pembuluh darah di retina bisa menjadi sedikit lebih kaku dan mengeras.

Mereka akan saling mendorong dan bahkan mungkin saling bersilangan. Ketika kondisi ini memburuk, beberapa pembuluh darah akan mulai bocor sehingga menyebabkan pendarahan. Hal ini juga dapat menyebabkan berbagai macam masalah penglihatan.

Menurut British Heart Foundation, kemungkinan tanda-tanda hipertensi lainnya termasuk penglihatan kabur, mimisan, sesak napas, nyeri dada, pusing, dan sakit kepala. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda mengalami salah satu tanda-tanda di atas yang terkait dengan potensi risiko tekanan darah tinggi.

Penting untuk menyadari faktor risiko yang terkait dengan hipertensi untuk mencegahnya, serta komplikasinya. Orang yang berisiko lebih tinggi termasuk mereka yang kelebihan berat badan, merokok dan/atau minum banyak alkohol. Dari segi usia, mereka yang berusia di atas 65 tahun mempunyai risiko lebih tinggi.

Memiliki kerabat yang menderita tekanan darah tinggi juga bisa berarti Anda juga mempunyai potensi risiko.

Faktor gaya hidup lainnya termasuk kurang berolahraga, dan faktor pola makan seperti kurang makan buah atau sayur. Mengonsumsi terlalu banyak garam dalam makanan Anda juga dapat menyebabkan hipertensi.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro