Daun pepaya memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh
Health

Ajaib, 7 Manfaat Daun Pepaya Bagi Kesehatan Tubuh

Redaksi
Selasa, 14 November 2023 - 18:21
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Daun Pepaya merupakan bagian dari pohon pepaya yang memiliki banyak kegunaan seperti dapat dijadikan sayur hingga menjadi obat tradisional. 

Tak hanya dijadikan obat tradisional oleh beberapa masyarakat Indonesia, daun pepaya memiliki banyak manfaat yang telah terbukti secara ilmiah. 

Daun pepaya mengandung senyawa tanaman unik yang telah menunjukkan potensi farmakologis yang luas dalam penelitian pada tabung reaksi dan hewan.

Meskipun penelitian pada manusia masih kurang, banyak olahan daun pepaya, seperti teh, ekstrak, tablet, dan jus, sering digunakan untuk mengobati penyakit dan meningkatkan kesehatan dengan berbagai cara.

Dilansir dari heatline.com pada Selasa (14/11/2023), terdapat 7 manfaat daun pepaya bagi kesehatan: 

1. Dapat Mengobati Gejala yang Berhubungan Dengan Demam Berdarah

Salah satu manfaat obat yang paling menonjol dari daun pepaya adalah potensinya untuk mengobati gejala tertentu yang berhubungan dengan demam berdarah. Demam berdarah merupakan virus yang ditularkan oleh nyamuk yang dapat menular ke manusia dan menimbulkan gejala mirip flu, seperti demam, kelelahan, sakit kepala, mual, muntah, dan ruam kulit. 

Kasus yang parah juga dapat mengakibatkan berkurangnya kadar trombosit dalam darah. Kadar trombosit yang rendah dapat menyebabkan peningkatan risiko perdarahan dan berpotensi berakibat fatal jika tidak ditangani. Meskipun saat ini belum ada obat untuk demam berdarah, beberapa pengobatan tersedia untuk mengatasi gejalanya  salah satunya adalah daun pepaya.

Tiga penelitian pada manusia yang melibatkan beberapa ratus penderita demam berdarah menemukan bahwa ekstrak daun pepaya secara signifikan meningkatkan kadar trombosit darah. Terlebih lagi, terapi daun pepaya hanya memiliki sedikit efek samping dan terbukti jauh lebih hemat biaya dibandingkan pengobatan konvensional.

2. Dapat Meningkatkan Gula Darah Seimbang

Daun pepaya sering digunakan dalam pengobatan tradisional Meksiko sebagai terapi alami untuk mengobati diabetes dan meningkatkan pengendalian gula darah. 

Penelitian pada tikus penderita diabetes menemukan ekstrak daun pepaya memiliki efek antioksidan dan penurun gula darah yang kuat. Hal ini disebabkan kemampuan daun pepaya dalam melindungi sel-sel penghasil insulin di pankreas dari kerusakan dan kematian dini.

Namun, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa efek yang sama atau serupa mungkin terjadi pada manusia. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengetahui apakah daun pepaya dapat digunakan untuk membantu mengelola kadar gula darah tinggi pada manusia.

3. Dapat Mendukung Fungsi Pencernaan

Teh dan ekstrak daun pepaya sering digunakan sebagai terapi alternatif untuk meringankan gejala pencernaan yang tidak nyaman, seperti gas, kembung, dan mulas.

Daun pepaya mengandung serat dan  nutrisi yang mendukung fungsi pencernaan yang sehat serta senyawa unik yang disebut papain. Papain terkenal karena kemampuannya memecah protein besar menjadi protein dan asam amino yang lebih kecil dan lebih mudah dicerna. Bahkan digunakan sebagai pelunak daging dalam praktik kuliner.

Sebuah penelitian menemukan bahwa penggunaan tambahan bubuk papain yang bersumber dari buah pepaya mengurangi gejala pencernaan negatif, termasuk sembelit dan mulas, pada orang dengan sindrom iritasi usus besar (IBS). 

Belum ada penelitian ilmiah yang secara khusus mengevaluasi kemampuan daun pepaya untuk mengobati gangguan pencernaan serupa. Sebagian besar bukti yang mendukung penggunaannya untuk tujuan ini terbatas pada laporan anekdotal, dan tidak ada jaminan bahwa ini akan meningkatkan fungsi pencernaan Anda dengan cara apa pun.

4. Mungkin Memiliki Efek Anti-inflamasi

Berbagai olahan daun pepaya sering digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi peradangan internal dan eksternal, termasuk ruam kulit, nyeri otot, dan nyeri sendi .

Daun pepaya mengandung berbagai nutrisi dan senyawa tumbuhan yang berpotensi memiliki manfaat anti inflamasi, seperti papain, flavonoid, dan vitamin E. Sebuah penelitian menemukan bahwa ekstrak daun pepaya secara signifikan mengurangi peradangan dan pembengkakan pada kaki tikus yang menderita. 

Namun, belum ada penelitian pada manusia yang mengkonfirmasi hasil ini. Oleh karena itu, saat ini bukti ilmiah belum cukup untuk menentukan apakah daun pepaya dapat mengobati peradangan akut atau kronis pada manusia.

5. Dapat Mendukung Pertumbuhan Rambut

Aplikasi topikal masker dan jus daun pepaya sering digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan rambut dan kesehatan kulit kepala, namun bukti yang mendukung kemanjurannya untuk tujuan ini sangat terbatas.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tingginya tingkat stres oksidatif dalam tubuh dapat menyebabkan kerontokan rambut. Mengonsumsi makanan kaya antioksidan dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan selanjutnya meningkatkan pertumbuhan rambut. Daun pepaya mengandung beberapa senyawa dengan sifat antioksidan, seperti flavonoid dan vitamin E. 

Pendukung penggunaan daun pepaya untuk meningkatkan pertumbuhan rambut sering kali menyebutkan bahwa daun pepaya kaya akan antioksidan. Namun, belum ada bukti signifikan bahwa penggunaan daun pepaya secara topikal dapat bermanfaat bagi proses pertumbuhan rambut.

Daun pepaya telah menunjukkan sifat antijamur dalam penelitian tabung reaksi, sehingga sering dianggap mendukung kesehatan rambut dan kulit kepala dengan menghambat pertumbuhan jamur penyebab ketombe. 

Namun daun pepaya belum diuji secara spesifik terhadap Malassezia , sehingga tidak ada jaminan akan memberikan efek menguntungkan.

6. Dapat Meningkatkan Kesehatan Kulit

Daun pepaya sering dikonsumsi secara oral atau dioleskan sebagai cara untuk menjaga kulit tetap lembut, bersih, dan tampak awet muda.

Enzim pelarut protein dalam daun pepaya yang disebut papain dapat digunakan secara topikal sebagai eksfolian untuk mengangkat sel kulit mati dan berpotensi mengurangi terjadinya pori-pori tersumbat, rambut tumbuh ke dalam, dan jerawat .

Selain itu, enzim daun pepaya telah digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka, dan sebuah penelitian menemukan bahwa enzim tersebut meminimalkan munculnya jaringan parut pada kelinci. 

7. Mungkin Memiliki Sifat Antikanker

Daun pepaya telah digunakan dalam praktik pengobatan tradisional untuk mencegah dan mengobati jenis kanker tertentu, namun penelitian modern masih kurang.

Ekstrak daun pepaya telah menunjukkan kemampuan yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker prostat dan payudara dalam penelitian di tabung reaksi, namun baik percobaan pada hewan maupun manusia tidak meniru hasil ini. 

Meskipun mengkonsumsi daun pepaya dan makanan kaya antioksidan lainnya mungkin berperan dalam pencegahan kanker, namun belum terbukti memiliki kemampuan kuratif.

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro