Kenali gejala autisme pada orang dewasa/Ilustrasi/Healthmeup
Health

Cek Tanda dan Gejala Autisme pada Orang Dewasa

Redaksi
Selasa, 26 Maret 2024 - 13:32
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Autism spectrum disorder (ASD) atau dibesut autisme yakni gangguan perkembangan yang mempengaruhi keterampilan sosial untuk mendiagnosa autisme pada orang dewasa akan jauh lebih sulit maka dari itu wajib untuk mengetahui tanda dan gejala dari autisme.

Dilansir dari health.com, ketika seseorang menderita autisme akan sulit untuk melakukan komunikasi dengan orang lain baik secara verbal maupun nonverbal.

Gejala gangguan spektrum autisme biasanya terjadi sebelum usia tiga tahun, tetapi orang dewasa juga bisa terkena autisme. Gejala dan tanda pada orang dewasa tidak jauh berbeda dengan yang dialami anak-anak.

Kenali tanda dan gejala autisme pada orang dewasa:

1. Gejala umum

Autism spectrum disorder (ASD) muncul dalam berbagai cara dan tingkatan yang berbeda, bagi orang dewasa dengan gangguan autisme akan menunjukan beberapa gejala klinis serta tantangan sosial dalam berkomunikasi.

Sebagian besar para penderita ASD mengalami kejang hingga 30% akan mengalami epilepsi dalam hidup mereka.

Gejala umum orang dewasa dengan gangguan autisme

1. Kesulitan tidur

2. Lebih mudah marah

3. Mempunyai masalah gastrointestinal seperti sembelit

4. Kesulitan kognitif atau ketidakmampuan dalam proses belajar

5. Impulsif

6. Sulit untuk berkonsentrasi

7. Hiperaktif

8. Mempunyai kecemasan berlebih

9. Mempunyai rasa takut atau tidak takut yang berlebih

10. Sulit dalam berimajinasi


2. Gejala sosial

Hubungan sosial merupakan cara yang digunakan untuk menjalin komunikasi, namun bagi para penderita autisme mereka akan lebih sulit melakukan interaksi dalam hubungan sosial tidak terkecuali pada orang dewasa penderita autisme.

Berikut gejala dan tanda sosial autisme pada orang dewasa

1. Tidak melakukan kontak mata saat sedang berbicara

2. Mengalami kesulitan dalam mendengarkan orang lain

3. Sulit mengekspresikan emosi baik melalui kata-kata, bahasa tubuh, atau ekspresi wajah

4. Mempunyai empati yang rendah

5. Kesulitan dalam menjalin dan mempertahankan hubungan dengan teman

6. Kesulitan memahami komunikasi nonverbal 

7. Tidak memahami norma-norma sosial 

8. Ketika berbicara memiliki nada yang datar

9. Orang dengan gangguan autisme sulit mengartikan kata dan frasa secara harfiah, misalnya memahami sarkasme yang diberikan orang lain

10. Sulit beradaptasi apabila situasi sosial berbeda

11. Mengalami kecemasan sosial

3. Perilaku terbatas dan berulang

Banyak gejala dan tanda autisme pada orang dewasa salah satunya yakni perilaku yang terbatas dan dilakukan berulang yang mempengaruhi gerakan fisik, ucapan, minat dan kebiasaan sehari-hari. 


Berikut perilaku terbatas dan berulang dilakukan orang dewasa yang mengalami gangguan autisme

1. Echolalia yaitu melakukan pengulangan kata atau frasa

2. Mengalami kesulitan dalam mengalihkan fokus dari satu topik ke topik lainnya

3. Stimming atau melakukan gerakan berulang yakni seperti serin mengayunkan tangan kedepan dan ke belakang

4. Lebih tertarik pada benda dibandingkan manusia

5. Mengalami stres apabila aktivitas rutin yang dilakukan harus berbeda 


4. Gejala sensorik

Orang dewasa yang mengalami gangguan autisme akan lebih sulit dalam merespons sensorik yakni seperti sentuhan, rasa, bau, suara dan penglihatan. 

Berikut gejala sensorik orang dewasa yang mengalami autisme

1. Mempunyai toleransi nyeri yang rendah atau tinggi

2. Menjadi hipersensitif terhadap rangsangan sensorik seperti cahaya dan suara

3. Sensitif terhadap panas atau dingin

4. Menghindari sentuhan fisik

5. Mempunyai rasa kaget yang berlebihan atau kurang apabila mendengar suara

6. Ketidaksukaan terhadap makanan tertentu secara intens

7. Lebih sensitif terhadap bau dan tekstur makanan tertentu

Simak cara untuk berinteraksi dengan orang dewasa dengan gangguan autisme:

1. Belajar untuk berkomunikasi secara berbeda

Bicaralah kepada orang dewasa dengan gangguan ASD dengan hormat seperti Anda berbicara dengan orang pada umumnya. Namun penggunaan kosa kata dapat berubah tergantung tingkat perkembangan lawan bicara.

Beberapa orang dengan gangguan autisme menggunakan nonverbal sebagai komunikasinya untuk menyampaikan kebutuhan serta keinginannya yakni seperti penggunaan bahasa isyarat.

Berikut tindakan yang dilakukan apabila ingin berinteraksi dengan pengidap ASD

1. Menyapa orang dewasa dengan gangguan ASD seperti menyapa orang dewasa pada umumnya, jangan perlakukan mereka seperti anak-anak karena tidak semua penderita autisme memiliki kemampuan kognitif yang rendah

2. Hindari penggunaan kata atau frasa yang pribadi 

3. Bicarakan apa maksud Anda kepada mereka

4. Luangkan waktu untuk mendengarkan mereka, jadikan diri Anda sebagai pendengar yang aktif

5. Berikan feedback yang baik dan berarti untuk mereka


2. Memahami dan menghormati batasan

Menetapkan dan mempertahan batasan menjadi langkah yang penting apabila ingin berinteraksi dengan para orang dewasa dengan gangguan autisme karena banyak dari mereka yang memiliki kelebihan sensorik dari rangsangan sehingga jika kurang memberi batasan akan menimbulkan masalah bagi salah satu pihak.

3. Tetap tenang

Ketika ada orang lain yang sedang berinteraksi dengan orang yang mengidap autisme tidak sedikit dari mereka akan mengalami rasa panik dan kesal. Jika sudah mengalami hal ini, Anda harus tetap tenang dalam menanganinya karena apabila mendengar suara meninggi ketegangan dan kepanikan mereka akan lebih meningkat dari sebelumnya. 

Mulai sekarang cobalah untuk berbicara lembut ketika ingin berinteraksi yang dilakukan agar para penderita merasa tenang dan nyaman. 

4. Dapatkan perhatian mereka

Orang dengan gangguan autisme akan lebih sulit untuk berkonsentrasi untuk itu jika ingin berinteraksi dengan mereka dapatkanlah perhatiannya.

Anda dapat melakukannya dengan cara menyapa mereka dengan menyebutkan namanya kemudian perhatikan apakah mereka sudah fokus. Jika mereka belum fokus, Anda dapat mencoba cara lain yakni dengan membahas hobi atau minat khusus yang mereka sukai.

5. Jangan terburu-buru

Bagi para pengidap autisme akan membutuhkan waktu lebih lama untuk memproses informasi yang disampaikan orang lain, oleh sebab itu ketika berinteraksi dengan mereka jangan terburu-buru dan bersabarlah dalam menunggu jawaban yang akan mereka berikan.

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro