Orang Indonesia Lebih Rawan Terpapar Herpes Zoster/Unair
Health

Orang Indonesia Lebih Rawan Terpapar Herpes Zoster

Mutiara Nabila
Rabu, 15 Mei 2024 - 15:04
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Selain anak-anak, orang dewasa juga masih memerlukan vaksinasi, salah satunya vaksin untuk penyakit Herpes zoster. Terlebih karena orang Indonesia lebih rentan terkena penyakit tersebut. 

Herpes zoster merupakan penyakit yang berasal dari virus Varicella Zooster. Sejenis cacar yang ditandai dengan munculnya ruam pada kulit dan bintil berisi cairan. Namun, pada herpes ini akan terasa panas dan nyeri di kulit penderitanya, sehingga disebut cacar api. 

Virus ini biasanya muncul pada oleh orang yang sudah pernah mengidap cacar air sebelumnya. Virus yang sudah mati bisa menetap di dalam tubuh dan dapat aktif kembali hingga memicu herpes zoster.

Penasihat Satgas Imunisasi Dewasa PB PAPDI Samsuridjal Djauzi mengatakan bahwa timbulnya herpes zoster di Indonesia lebih mudah.

"Kalau di negara lain herpes zoster ini dialami orang usia 60 tahun ke atas, di Indonesia lebih muda. Sayangnya, pengobatannya yang lebih banyak diketahui adalah tradisionalnya bukan medis, yang malah berisiko menyebabkan infeksi," ujarnya dalam diskusi media, Rabu (15/5/2024). 

Penyakit ini memang bukan tergolong penyakit berbahaya. Namun, jika terkena penyakit ini dan tidak diobati dengan tepat bisa sembuh tapi meninggalkan rasa nyeri berkepanjangan, yang bisa mengganggu aktivitas dan menurunkan kualitas hidup penderitanya. 

Oleh karena itu, di Indonesia vaksin perlu diberikan mulai dari usia 50 tahun ke atas dan pada orang dewasa di atas 18 tahun yang kekebalannya menurun, dan pada orang yang sudah pernah terkena cacar air. 

Selain itu, bagi orang yang punya penyakit kronik juga direkomendasikan, karena akan lebih ludah terkena herpes zoster. 

"Bagi yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid, menyuntiknya bisa saat sedang sehat dan kondisinya terkontrol," ungkapnya. 

Adapun, vaksin ini diberikan sebanyak dua dosis dengan jeda antara 2 sampai 6 bulan setelah mendapatkan dosis pertama. 

Rekomendasi Vaksin Dewasa

Selain vaksin herpes zoster, ada pula beberapa vaksin lainnya yang direkomendasikan untuk dewasa, di antaranya untuk penyakit tetanus, difteri, dan pertusis. 

"Kalau sebelumnya sudah lengkap, bisa diulang 10 tahun sekali. Selain itu, vaksin hepatitis kalau sudah lengkap tidak perlu lagi," kata Prof. Samsu.

Kemudian, vaksin HPV untuk wanita. Namun, apabila sudah mendapatkan saat di sekolah, vaksinasi tidak perlu diulang. 

Selanjutnya, vaksin influenza yang disuntikkan satu dosis setahun sekali, dan vaksin pneumonia bisa sekali seumur hidup atau lima tahun sekali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro