Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenali dan Hargai Tumbuh Kembang Anak Cerdas Istimewa (2)

Anak cerdas istimewa atau anak gifted seringkali dicap sebagai anak nakal. Padahal, anak-anak tersebut hanya tidak tahu bagaimana menyalurkan rasa ingin tahu dan kecerdasan mereka.
Inda Marlina
Inda Marlina - Bisnis.com 07 Juni 2014  |  05:25 WIB
Kenali dan Hargai Tumbuh Kembang Anak Cerdas Istimewa (2)
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Anak cerdas istimewa atau anak gifted seringkali dicap sebagai anak nakal. Padahal, anak-anak tersebut hanya tidak tahu bagaimana menyalurkan rasa ingin tahu dan kecerdasan mereka.

Psikolog Anak dan Keluarga Universitas Indonesia Irma Gustiana mengatakan anak gifted memiliki beberapa ciri khas yang bisa diidentifikasi yaitu memiki sikap kritis dan kreatifitas tinggi. Dia mengatakan intellegence quotient (IQ) anak-anak ini juga di atas rata-rata.

“Bila di tes IQ, anak cerdas istimewa memiliki IQ lebih dari sama dengan 130,” ujarnya.

Anak cerdas istimewa berbeda dengan anak yang memiliki kecenderungan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) dan autisme. Anak ADHD cenderung akan memberontak dan tidak berkonsentrasi di setiap kegiatan, sedangkan anak autisme meski ada yang memiliki IQ sama dengan anak gifted tetapi mereka tidak bisa bersosialisasi.

Anak yang memiliki kecerdasan istimewa justru bisa berkonsentrasi penuh dan cenderung perfeksionis bila telah berhadapan dengan kegiatan yang disukainya, misalnya melukis atau bermusik. Mereka juga bisa bersosialisasi, meski cenderung lebih senang bergaul dengan orang yang lebih dewasa.

Irma mengatakan untuk mengatasi hal ini, orang tua harus peka terhadap anak-anak saat kecil. Bila orang tua telah mengetahui anak mereka cerdas istimewa, sebaiknya berkonsultasi pada sekolah agar bisa mengakomodasi si anak dengan baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

level psikologis anak-anak parenting
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top