Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hari Peduli Autisme Sedunia: Ini Mitos yang Keliru Soal Autisme

Setiap 2 April, masyarakat dunia merayakan Hari Peduli Autisme Sedunia. Peringatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan lebih dalam.
Veronika Yasinta
Veronika Yasinta - Bisnis.com 02 April 2016  |  15:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Setiap  2 April, masyarakat dunia merayakan Hari Peduli Autisme Sedunia. Peringatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan lebih dalam.

Namun, beberapa orang masih keliru dalam mendefinisikan penyandang austisme. Mitos yang menyatakan bahwa austisme adalah penyakit mental, itu keliru. Austime bukan penyakit mental dan penyandang autis tidak cacat mental.

Yayasan Autisma Indonesia dalam situsnya menyebutkan autisme adalah gangguan neurologi pervasif yang terjadi pada aspek neurobiologis otak dan mempengaruhi proses perkembangan anak. Gangguan ini  menyebabkan anak tidak dapat secara otomatis belajar untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya, sehingga ia seolah-olah hidup dalam dunianya sendiri.

“Gangguan perkembangan kompleks yang gejalanya harus sudah muncul sebelum anak berusia 3 tahun,” tulis Yayasan Autisma Indonesia dalam laman resminya.

Mitos selanjutnya, individu autistik tidak bisa merasakan dan menyalurkan emosi mereka, kecuali emosi marah atau senang. Mitos ini keliru karena individu autistik tidak kehilangan kemampuan untuk mempunyai hubungan emosional. Penyandang autisme bisa diharapkan untuk mengembangkan kepekaan emosional seperti individu lain pada umumnya.

Mitos keliru lainnya adalah autisme disebabkan cara pengasuhan yang salah dari orangtua. Autisme bukan kondisi emosional dimana anak menjauh dari orang tuanya tetapi merupakan akibat perkembangan neurobiologist di otak.

Penyebab gangguan spektrum autisme ini belum dapat ditetapkan. Negara-negara adikuasa yang sanggup melakukan penelitian menyatakan penyebab gangguan perkembangan ini merupakan interaksi antara faktor genetik dan berbagai paparan negatif yang didapat dari lingkungan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

autisme anak
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top