Hanya Sedikit Suplemen yang Terbukti Bermanfaat untuk Jantung

Peneltian membuktikan bahwa ternyata hanya beberapa suplemen gizi yang dapat bermanfaat bagi orang yang mengidap penyakit kardiovaskular. Penelitian mengenai suplemen ini dilakukan oleh peneliti dari West Virginia University School of Medicine di Morgantown, Amerika Serikat.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 10 Juli 2019  |  19:24 WIB
Hanya Sedikit Suplemen yang Terbukti Bermanfaat untuk Jantung
Jantung - Boldsky

Bisnis.com, JAKARTA— Suplemen tambahan biasanya tidak begitu dibutuhkan oleh orang yang telah terpenuhi nutrisinya dengan baik. Akan tetapi banyak orang yang merasa perlu mengonsumsi suplemen demi kesehatan jantung.

Padahal, peneltian membuktikan bahwa ternyata hanya beberapa suplemen gizi yang dapat bermanfaat bagi orang yang mengidap penyakit kardiovaskular. Penelitian mengenai suplemen ini dilakukan oleh peneliti dari West Virginia University School of Medicine di Morgantown, Amerika Serikat.

Peneliti memeriksa data dari 277 jenis uji coba pada 1 juta peserta penelitian untuk menilai efek dari 16 suplemen gizi yang berbeda terhadap risiko masalah jantung dan strok. Ternyata menurut penelitan tersebut, hanya ada beberapa suplemen yang dapat melindungi jantung dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung.

“Kita harus fokus pada diet sehat dari makanan bergizi dan aktivitas fisik, bukan pada suplemen vitamin saja,” kata peneliti Safi Khan, dari West Virginia University, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (10/7/2019).

Menurutnya, penggunaan suplemen rutin untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular tidak sepenuhnya dianjurkan. Belum banyak penelitian yang membuktikan manfaat yang jelas dari suplemen untuk kesehatan jantung. 

Salah satu suplemen yang penting berbasis penelitian adalah asam lemak omega-3 dapat menurunkan risiko serangan jantung dan penyakit jantung koroner. Selain itu, asam folat terbukti dapat membantu menurunkan risiko strok.

Sementara itu, suplemen dengan kombinasi asupan kalsium dan vitamin D dikaitkan dengan risiko strok yang lebih tinggi. Penelitian juga membuktikan bahwa tampaknya tidak ada efek yang signifikan pada mortalitas atau hasil kardiovaskular dari suplemen lain seperti multivitamin, selenium, vitamin A, vitamin B6, vitamin C, vitamin E, vitamin D, kalsium, asam folat, dan zat besi.

Para peneliti menyimpulkan bahwa hal ini cukup membuktikan bahwa orang tidak dianjurkan untuk mulai mengonsumsi suplemen hanya karena mereka ingin mencegah masalah jantung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jantung

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top