Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

4 Pola Pengasuhan untuk Anak Ekstrovert

Itu wajar karena seorang anak perlu dihadapkan pada situasi dan lingkungan yang berbeda selama masa pertumbuhan mereka. Hal ini meningkatkan kemampuan beradaptasi dan berpikir mereka yang penting untuk perkembangan fisik dan mental mereka secara keseluruhan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 01 November 2020  |  16:54 WIB
Ilustrasi - Webmd
Ilustrasi - Webmd

Bisnis.com, JAKARTA - Orang tua hanya menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. Mereka selalu berusaha untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi keturunannya.

Itu wajar karena seorang anak perlu dihadapkan pada situasi dan lingkungan yang berbeda selama masa pertumbuhan mereka. Hal ini meningkatkan kemampuan beradaptasi dan berpikir mereka yang penting untuk perkembangan fisik dan mental mereka secara keseluruhan. Prosesnya menjadi jauh lebih mudah jika orang tua bersifat eksperimental, ramah dan siap menghadapi situasi apa pun dalam hidup. Pada dasarnya, seorang ekstrovert.

Tetapi apa yang terjadi ketika orang tua ragu untuk maju dan mencoba sesuatu yang baru yang berada di luar zona nyaman mereka? Nah, jika orang tuanya introvert, itu bisa menyulitkan anak-anak juga. Bayangkan Anda seorang introvert, yang berarti Anda tidak ingin keluar dari zona nyaman atau bergaul dengan orang-orang dari lingkungan yang berbeda. Jadi sekarang, bagaimana Anda bisa mengajari anak Anda hal yang sama saat Anda ingin mereka menjadi interaktif?

Membesarkan anak yang interaktif secara sosial, eksperimental, dan suka bertemu orang baru setiap hari bisa melelahkan secara emosional. Itu tidak sama denganmu. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang tua introvert merasa sangat sulit untuk membesarkan anak-anak yang bersifat ekstrovert.

Seorang anak pasti berkembang dengan sendirinya, tetapi dukungan orang tua sangat penting untuk memberi anak pengetahuan tentang dasar dan pengalaman hidup.
Jadi apa solusi untuk ini? Berikut caranya

1. Buat percakapan yang menarik

Anda mungkin menganggap hal ini mengerikan tetapi ini bisa menjadi pengubah permainan besar bagi Anda berdua. Percakapan jelas menarik bagi Anda, jadi Anda dapat menyampaikan hal yang sama kepada anak Anda. Anda hanya perlu menambahkan sedikit perubahan, mengatakan bahwa ini adalah permainan. Anak-anak yang aktif secara sosial suka bermain game.

Jadi, Anda dapat memanjakan nilai-nilai inspiratif dalam cerita sebelum tidur yang Anda bacakan untuk mereka atau menambahkan kutipan motivasi dari penulis atau orang terkenal.

2. Hormati preferensi satu sama lain sejak usia dini

Jika Anda mengisi kata-kata Anda dengan kepositifan dan berhasil membuat anak Anda memahami bahwa setiap orang memiliki preferensinya, Anda melakukannya dengan benar. Anda harus berbicara dengan anak Anda tentang hal ini, dan itu benar-benar perlu. Buat mereka mengerti dengan caranya sendiri bahwa orang tua mereka mungkin lebih menyukai hal-hal yang berbeda dan anak dapat menginginkan hal-hal lain. Sebutkan contoh teman mereka atau beberapa karakter dari film Disney. Mereka akan memahaminya lebih cepat dan lebih baik. Begitu mereka tahu bahwa tidak apa-apa menjadi berbeda dari orang tua mereka, anak akan lebih terbuka dan pengertian. Mereka akan menghormati keinginan Anda dan mencintai Anda karena terbuka tentang kesukaan Anda.

3. Hargai kepribadian mereka

Selalu beri tahu anak Anda bahwa kepribadian mereka, meskipun berbeda dengan Anda, bersinar dan cerah dan semuanya baik. Validasi pilihan dan kesukaan mereka dan beri tahu mereka betapa bangganya Anda terhadap mereka. Memberi tahu mereka secara publik dan pribadi dapat membuat mereka sangat bahagia. Pengakuan dan pengakuan juga sangat penting untuk kepribadian anak yang sedang tumbuh.

4. Luangkan waktu untuk diri sendiri

Menjaga anak Anda tentu saja perlu, tetapi jangan lupa menikmati waktu untuk diri sendiri. Kami memahami bahwa memiliki anak yang jauh lebih ekstrovert dapat melelahkan daripada Anda, jadi meluangkan waktu untuk menyendiri bisa menjadi sangat penting untuk revitalisasi. Sederhana saja, jika Anda terus berjuang untuk menghadapi situasi tersebut, itu juga dapat merusak kesehatan mental Anda dan sudah saatnya kita memprioritaskan kesehatan kita sebagai orang tua juga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengasuhan anak parenting
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top